Nisbah dan bagi hasil pembiayaan di KSU Kencana Makmur Sugihan Solokuro Lamongan dalam perspektif teori Nisbah dan bagi hasil Perbankan Syariah

Ediyati, Dia (2010) Nisbah dan bagi hasil pembiayaan di KSU Kencana Makmur Sugihan Solokuro Lamongan dalam perspektif teori Nisbah dan bagi hasil Perbankan Syariah. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Dia Ediyati_C02206078.pdf] Text
Dia Ediyati_C02206078.pdf

Download (3MB)

Abstract

Skripsi ini hasil penelitian lapangan yang berjudul ''Nisbah Dan Bagi Hasil Pembiayaan Di KSU Kencana Makmur Sugihan Solokuro Lamongan Dalam Perspekt ik Teori Nisbah Dan Bagi Hasil Perbankan Syari'ah". Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan:bagaimana praktek nisbah dan bagi hasil pada pembiayaan di KSU Kencana Malanur dan bagaimana praktek nisbah dan bagi hasil pembiayaan pada KSU bila ditinjau dalam perbankan syari'ah. Data penelitian ini dtperoleh dari KSU Kencana Makmur Sugihan Solokuro Lamongan yang menjadi objek penelitian, melalui observasi dan interview, yang kemudian dianalisis pada perbankan syari'ah untuk mencari persesuaian apakah praktek nisbah dan bagi hasil pembiayaan itu sesuai atau tidak bila ditinjau dalam perbankan syari'ah. Dari penelitian ini disimpulakan bahwa dalam nisbah dan bagi hasil pembiayaan di KSU Kencana Makmur Sugihan Solokuro Lamongan, pembagian prosentase nisbah di tentukan dengan adanya kesepakatan antara kedua belah pihak namun bukan dengan porsi masing-masing tetapi dengan bunga sebesar 3.5% yang ditent ukan olch KSU sendiri dan pihak Mudahrib hanya mengikuti aturan yang ada pada KSU, sedangkan bagi hasil dalam prakteknya di KSU nasabah dalam mengangusr begi hasil yang diberikan ke KSU selalu sama dan tidak berubah ubah karena mengikuti prosentase yang di sepakati sudah ditentukan oleh pihak KSU yaitu berbentuk bunga. Sejalan dengan kesimpulan diatas bahwa nisbah dan bagi hasil di KSU terdapat penyelewengan dimana nisbah dalam teori yang diatur pada aturan Khusus KSU Kencan Makmur dan dalam perbankan syari'ah prosentase atau kesepakat an dilakukan perjanjian diawal pada saat akad seperti 70:30, 40:60 dan dalam penent uan nisbah dapat dilakukan tawar menawar antara kedua belah pihak sampai terjadi kesepakatan, sedangkan pada prakteknya pembagian prosentase memang dilakukan dengan kcscpakatan antara kcdua belah pihak namun porsinya ditent ukan oleh pihak KSU sendiri sebesar 3.5% yang berbent uk bunga, sedangkan besar jwnlah bagi hasil yang diterima oleh pihak KSU selalu tetap dan tidak berubah dalam artian nasabah memberika bagi hasil (angsuran) ke KSU tiap bulan dengan jumlah yang tetap, hal ini terdapat penyelewengan dimana bagi hasil bila ditinjau dalam perbankan syariah Keunt ungan yang dibagihasilkan harus dibagi secara proposional antara shohibul maal dengan mudharib tidak pasti dan tidak tetap. Besar-kccilnya perolehan kembali it u bergantung pada hasil usaha yang benar-benar terjadi akan tetapi masih mengacu pada prosentase yang ada.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Teori Nisbah; teori bagi hasil; pembiayaan; Perbankan Syariah
Subjects: Bank dan Perbankan Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 09 Jul 2019 08:38
Last Modified: 09 Jul 2019 08:38
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32500

Actions (login required)

View Item
View Item