JILBAB MENURUT PARA MUFASIR : PROBLEMATIKA PENAFSIRAN SURAT AL-AHZAB AYAT 59 DAN AN-NUR AYAT 31

Fitri, Hindah (2015) JILBAB MENURUT PARA MUFASIR : PROBLEMATIKA PENAFSIRAN SURAT AL-AHZAB AYAT 59 DAN AN-NUR AYAT 31. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (445kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (224kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (237kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (275kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (393kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (358kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (300kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (191kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (230kB) | Preview

Abstract

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana penafsiran para ulama terhadap surat al-Ahzab Ayat 59 dan an-Nur ayat 31, makna jilbab dan batas jilbab sampai dada.
Penelitian ini bertujuan memaparkan secara terperinci mengenai makna jilbab guna meneliti perbedaan penafsiran para mufasir mengenai jilbab.
Penelitian ini bersifat kepustakaan (library research) yang langkah-langkahnya melalui penggalian dan penelusuran terhadap kitab-kitab, buku-buku dan catatan-catatan yang berhubungan dengan penelitian ini. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan bentuk / model penelitian kualitatif yaitu untuk memperoleh data mengenai kerangka ideologis, epistimologis, dan asumsi-asumsi metodologis pendekatan terhadap kajian tafsir dengan cara menelusuri literatur yang terkait secara langsung.
Secara garis besar penafsiran surat al-Ahzab Ayat 59 dan an-Nur ayat 31 menjelaskan tentang perintah untuk wanita muslimah yang beriman agar mengulurkan jilbab sampai dadanya ketika keluar rumah. Namun permasalahannya para mufasir berbeda pendapat mengenai makna jilbab dan aurat. Ada yang berpendapat wanita wajib menurup semua anggota tubuhnya kecuali mata, artinya muka dan telapak tangan wajib ditutup. Pendapat lain menyatakan muka dan telapak tangan bukan aurat jadi bukan termasuk aurat

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Additional Information: Muhammad Syarief
Uncontrolled Keywords: Jilbab; Aurat; Hijab; Kerudung; Quran
Subjects: Jilbab
Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 13 Jan 2016 06:51
Last Modified: 13 Jan 2016 06:51
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/3230

Actions (login required)

View Item
View Item