Afkar, Chalimatus Sya'diyah Nailul (2011) Studi Komparatif antara persepsi dosen hukum perkawinan Islam laki-laki dan perempuan IAIN Sunan Ampel Surabaya tentang hak perempuan memilih pasangan hidup. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Chalimatus Sya'diyah Nailul Afkar_C01207093.pdf
Download (1MB)
Abstract
Skripsi ini adalah hasil penelitian lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan; Bagaimana persepsi dosen Hukum Perkawinan Islam laki-laki Institut Agama Islam Sunan Ampel Surabaya tentang hak perempuan memilih pasangan hidup, bagaimana persepsi dosen Hukum Perkawinan Islam laki-laki Institut Agama Islam Sunan Ampel Surabaya tentang hak perempuan memilih pasangan hidup, serta bagaimana perbedaan dan persamaan antara persepsi dosen Hukum Perkawinan Islam laki-laki dan perempuan Institut Agama Islam Sunan Ampel Surabaya tentang hak perempuan memilih pasangan hidup. Sedangkan data yang penulis kumpulkan dalam penelitian yaitu dengan cara interview dan dokumentasi selanjutnya data tersebut dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dalam menyebutkan bahwa hak perempuan memilih pasangan hidup menurut persepsi dosen Hukum Perkawinan Islam lnstitut Agama Islam Sunan Ampel Surabaya adalah bahwa perempuan mempunyai kebebasan dalam memilih pasangan hidup, akan tetapi kebebasan itu harus bersyarat, dimana anak perempuan harus berunding terlebih dahulu kepada ayahnya untuk menentukan pasangan hidup, begitu juga ayah mempunyai proses untuk menerima calon suaminya dengan tujuan untuk memahami kemauan anak perempuan. Maka dari itu, seorang ayah tidak mau anak perempuannya mendapatkan suami yang tidak sekufu. Harapan besar orang tua adalah agar pernikahan anaknya mampu mweujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Menurut analisis penelitian ini bahwa kawn perempuan jika memilih pasangan hidup hendaklah jangan sembarangan dan harus berunding kepada wali, ayah dan orang terdekatnya untuk menentukan pilihannya demi tujuan utama pemikahan untuk yang sakinah, mawaddah, warahmah. Memilih pasangan hidup haruslah sekufu. Sedangkan untuk ayah atau wali hendaklah agar tidak memaksa keinginannya terhadap anak perempuan untuk menikah. Begitu juga ayah mempunyai hak untuk menerima calon suaminya dengan tujuan untuk memahami kemauan anak perempuan.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Persepsi dosen; hukum perkawinan Islam; hak perempuan; memilih pasangan hidup |
| Subjects: | Perkawinan |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 23 May 2019 07:40 |
| Last Modified: | 23 May 2019 07:40 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32051 |
