Musyafaah, Nur Lailatul (2009) Filsafat Epistemologi Islam Muhammad Abid Al Jabiri. AL AFKAR: Jurnal Kajian Keislaman, XVII (02). pp. 12-21. ISSN 1411-3473
Nur Lailatul Musyafa'ah_Filsafat Epistemologi Islam Muhammad Abid al Jabiri.pdf
Download (1MB)
Abstract
Artikel ini berbicara tentang filsafat epistemologi Islam Muhammad Abid al-Jabiri, yang dianggap telah mengemukakan gagasan segar dalam rangka proyek besar bagi kebangkitan umat Islam dengan melalui Kritik Nalar Arab. Yang dimaksud dengan kritik nalar Arab al-Jabiri adalah akal Arab dalam kapasitasnya sebagai instrumen pemikiran dan pemahaman berupa produk teoritis yang karasteristik-karakteristiknya dibentuk oleh peradaban tertentu dalam hal ini adalah peradaban Arab. Al-Jabiri mengkaji pertumbuhan akal orisinal Arab yang disebutnya sebagai akal retoris (al-‘aql al-bayani). Akal ini dipresentasikan oleh ilmu bahasa Arab, ushul fikih dan ilmu kalam. Setelah itu al-Jabiri memasukkan dua akal yang lain dalam dua pemikiran Arab yaitu akal gnostis (al-irfani) dan akal demonstratif (al-burhani). Akal irfani lebih menekankan pada kematangan sosial skill (empati, simpati), sedangkan nalar burhani yang ditekankan adalah korespondensi (al-muthabaqah baina al-‘aql wa nizham al-thabi’ah) yakni kesesuaian antara rumus-rumus yang diciptakan oleh akal manusia dengan hukum-hukum alam. Kalau tiga pendekatan keilmuan agama Islam, yaitu bayani, irfani dan burhani saling terkait, terjaring dan terpatri dalam satu kesatuan yang utuh, maka corak dan model keberagaman Islam jauh lebih komprehensif.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Filsafat > Filsafat Islam |
| Divisions: | Karya Ilmiah > Artikel Jurnal |
| Depositing User: | Dr. Musyafa'ah Nur Lailatul |
| Date Deposited: | 29 Apr 2019 02:03 |
| Last Modified: | 29 Apr 2019 02:03 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/31788 |
