Yuliani, Yeni (2019) Pengembangan ekonomi pesantren melalui Unit Usaha Pondok Pesantren Darussalam Sindangsari Kersamanah Garut Jawa Barat. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Yeni Yuliani_B52215042.pdf
Download (4MB)
Abstract
Kemandirian ekonomi Pondok Pesantren Darussalam tidak bisa dilihat dari gedungnya yang saat ini sedang berkembang pesat. Bangunan menjulang di dalam lembaga tersebut justru merupakan tantangan bagi Darussalam dan pengelola ekonomi di dalamnya untuk tetap mandiri. Salah satu upaya memandirikan Pondok Pesantren Darussalam adalah melalui unit usaha. Unit usaha yang terorganisir dengan baik akan memberikan output dan income yang baik. Akan tetapi pengelolaan pasa aset ekonomi ini belum diterapkan dengan baik. Hal ini terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya adalah minimnya pengetahuan dan kapasitas tentang pengelolaan keuangan dan kapasitas penunjang berwirausaha. Oleh karena itu, rumusan masalah penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aset ekonomi pesantren dikelola, bagaimana penguatan kapasitas terhadap pengelola unit usaha pesantren, dan bagaimana dampak dari kegiatan penguatan tersebut. Teori yang diaplikasikan pada penelitian ini adalah konsep pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren yang berangkat dari tiga tujuan utama lembaga pendidikan pesantren yaitu pencetak kader ulama, pengembang sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat. Konsep yang dijadikan rujukan lain adalah konsep pengelolaan unit usaha pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan ABCD untuk memaksimalkan pengelolaan aset ekonomi pesantren yang dikelola oleh pengelola unit usaha. Data diperoleh dari Pimpinan Pesantren, Koordinator Unit Usaha, Pengurus Unit Usaha dan beberapa sumber pendukung. Penggalian data dan pelaksaan penelitian dilakukan menggunakan teknik wawancara apresiatif, FGD, angket monitoring dan evaluasi dengan teknik MSC. Penguatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pelatihan menjahit, sharing knowledge manajemen keuangan dan sharing knowledge segmentasi pasar. Dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan tersebut diperoleh kesimpulan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berdampak positif pada pengembangan kapasitas peserta pelatihan dan ekonomi Pondok Pesantren Darussalam. Berikut rincian hasil kuesioner pertanyaan yang berjumlah 225 dengan responden 15. Setiap kegiatan memiliki persentase dampak yang berbeda. Pertama, persentase dampak positif pelatihan menjahit selama tiga pertemuan adalah 64 % dan tidak berdampak adalah 36%. Kedua, persentase dampak positif pelatihan manajemen keuangan bagi pengurus unit usaha Pesantren Darussalam adalah 88% dan tidak berdampak adalah 12%. Ketiga, dampak positif kegiatan pelatihan membaca kebutuhan pasar (segmentasi pasar) adalah 77% dan tidak berdampak adalah 23%.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberdayaan ekonomi; ekonomi pesantren; unit usaha |
| Subjects: | Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Yuliani Yeni |
| Date Deposited: | 16 Apr 2019 08:48 |
| Last Modified: | 16 Apr 2019 08:48 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/31443 |
