Rohmah, Azimatur (2015) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SUAMI HOMOSEKSUAL SEBAGAI ALASAN PERCERAIAN DI DESA BANDANG LAOK KECAMATAN KOKOP KABUPATEN BANGKALAN MADURA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (324kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (143kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (190kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (280kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (501kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (209kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (283kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (163kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (195kB) | Preview
Abstract
Skripsi ini adalah sebuah penelitian lapangan mengenai “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Suami Homoseksual Sebagai Alasan Perceraian Di Desa Bandang Laok Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan Madura” dengan rumusan masalah, yaitu pertama, Bagaimana deskripsi homoseksual yang menjadi alasan perceraian di Desa Bandang Laok Kokop Bangkalan Madura? Kedua, Bagaimanakah tinjauan hukum Islam terhadap suami homoseksual sebagai alasan perceraian di Desa Bandang Laok Kokop Bangkalan Madura?
Skripsi ini menganalisis Tinjauan Hukum Islam Terhadap Suami Homoseksual Sebagai Alasan Perceraian Di Desa Bandang Laok Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan Madura, yang selama ini terjadi. Analisis yang penulis lakukan berdasarkan ketentuan sebab-sebab percerai sebagaimana yang telah di jelaskan dalam Hukum Islam. Adapun jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dimana yang di kumpulkan diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, dan setelah itu disajikan secara deskriptif.
Dan dari hasil penelitian penulis bahwa secara hukum Islam seorang istri mempunyai hak untuk meminta cerai kepada suaminya baik dengan alasan yang prinsipil maupun hanya dengan alasan yang sederhana karena hal tersebut akan mengakibatkan ketidak harmonisan yang berkepanjangan dalam kehidupan rumah tangga.
Kesimpulan Dalam tinjauan hukum Islam terhadap suami homoseksual sebagai alasan perceraian di Desa Bandang Laok Kokop Bangkalan Madura, bila dianalisis ternyata masalah dalam perkara perceraian suami yang kelainan seks (homoseksual) telah membuat istri menderita karena tidak terpenuhinya nafkah batin, dan apabila mengambil pendapat dari para jumhur ulama yang mengatakan bahwa menuntut cerai karena kecacatan (aib) suami adalah diperbolehkan. Selain itu sebagaimana yang terdapat dalam tradisi hukum Islam, bahwa tujuan pernikahan adalah untuk memberikan hak hubungan seksual antara suami isteri dengan cara yang halal. Dan saran dari penulis adalah demi terwujudnya kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan wa rahmah, kepada para calon suami atau isteri yang hendak melaksanakan perkawinan harus memilih pasangan hidup dengan selektif, sehingga perkawinan dapat terhindar dari perceraian karena suami homoseksual.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Islam; Terhadap Suami; Alasan Perceraian |
| Subjects: | Hukum > Hukum Perdata Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Mr. Hanafi |
| Date Deposited: | 22 Jan 2016 08:36 |
| Last Modified: | 22 Jan 2016 08:36 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2937 |
