Wulandari, Kurnia Risky (2015) ANOMALI PENERAPAN KONSEP FULLDAY SCHOOL : STUDI TENTANG TINGKAT STRES SISWA FULLDAY SCHOOL DI SMP ISLAMIC QON GRESIK. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (120kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (287kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (380kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (887kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (371kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (271kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (123kB) | Preview
Abstract
Pada Dasarnya belajar efektif bagi anak itu hanya 3-4 jam sehari (dalam suasana formal) dan 7-8 jam sehari (dalam suasana informal). Metode pembelajaran fullday school tidak melulu dilakukan di dalam kelas, namun siswa diberi kebebasan untuk memilih tempat belajar. Artinya siswa bisa belajar dimana saja seperti halaman, perpustakaan, laboratorium dan lain-lain. Tetapi dengan rutinitas pembelajaran seharian penuh dengan waktu belajar yang lebih banyak dari pada sekolah reguler, Kondisi inilah yang sedikit banyaknya bisa menimbulkan stres belajar pada anak.
Berpijak pada uraian diatas, adapun rumusan masalahnya sebagai berikut : 1) Bagaimana penerapan konsep fullday school di SMP Islamic Qon Gresik ?, 2) Bagaimana tingkat stres siswa pada penerapan konsep fullday school di SMP Islamic Qon Gresik ?, 3) Bagaimana cara mengatasi tingkat stres siswa fullday school di SMP Islamic Qon Gresik ?
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif bersifat deskriptif yang menggunakan teknik analisis uji statistik distribusi frekuensi. Pengambilan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 25% dari jumlah keseluruhan siswa SMP Islamic Qon Gresik. Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi, interview, dokumentasi dan angket. Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan perhitungan statistik distribusi frekuensi. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian diketahui 25% responden tidak mengalami stres pada penerapan konsep fullday school , 65% responden mengalami stres dengan tingkat rendah dalam penerapan konsep fullday school, dan 10% responden mengalami stres dengan tingkat tinggi pada penerapan konsep fullday school. Sehingga tingkat stres pada siswa dalam penerapan konsep fullday school di SMP Islamic Qon Gresik adalah rendah. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini tidak menggunakan rumus tertentu, uji hipotesis hanya diuji dengan melihat hasil prosentase yang sudah diketahui, sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa fullday school memiliki stres pada penerapan konsep fullday school. Artinya tingkat stres yang dialami siswa fullday school adalah rendah.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Moch Tolcha |
| Uncontrolled Keywords: | Fullday School |
| Subjects: | Pendidikan Pendidikan > Pendidikan - Karakter |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Editor : Aries Hamidah------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 02 Dec 2015 08:05 |
| Last Modified: | 03 Dec 2015 07:22 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2900 |
