Nisaa, Zuhrotun (2018) Wanita dalam Alquran perspektif Nasr Hamid Abu Zayd. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Zuhrotun Nisaa_E73214069.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstract
Telaah terhadap sebuah penafsiran dengan menarik tema sentral untuk dijadikan pembahasan dalam penelitian merupakan langkah efesien untuk mengetahui dan memahami bagaimana wacana gender yang dikembangkan Nasr Hamid Abu Zayd jika di kontekskan dengan masa sekarang. Sejauh pandangan penulis, ada sisi menarik ketika membahas tentang perempuan kontemporer secara global yang bersifat sektarian-resialistik, dalam pengertian bahwa hal tersebut memperbincangkan keabsolutan perempuan dan menempatkannya dalam hubungan komperatif dengan keabsolutan laki-laki. Dan bentuk ketimpangan sosial yang terjadi selama ini, yakni pandangan yang salah dalam melihat dan memposisikan relasi laki-laki dan perempuan. Analisis ini yang kemudian berkambang menjadi sebuah analisis sosial. Berawal dari problematika ini, penulis mempunyai kegelisahan dalam membaca pemikiran Nasr Hamid Abu Zayd khususnya dalam melakukan analisis atas teks-teks yang berkaitan dengan perempuan dan hak-haknya dengan analisis historis kritis. Wacana gender yang dikembangkan Nasr Hamid Abu Zayd merupakan pembacaan teks secara kompherensif dengan menggunakan paradigma ilmu-ilmu modern, yaitu ilmu sosial, humaniora, dan hermeneutik. Melalui pendekatan ini, pembacaan teks tidak hanya berhenti pada yang tersurat dalam teks makna asal, tetapi sampai pada substansi makna yang tersirat, sehingga teks-teks keagamaan mampu berdialog dengan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan. Setelah dilakukan penelitian, dalam pandangan Nasr Hamid Abu Zayd perlu adanya pembacaan ulang terhadap wacana dan teks-teks keagamaan, hal ini dilakukan karna umat Islam terbingkai dalam peradaban teks, sehingga teks-teks itulah yang membentuk pola pikir dan perilaku umat Islam. Oleh akeran itu, salah satu upaya mengubah pandangan umat Islam, termasuk dalam memandang perempuan, adalah dengan melakukan penafsiran ulang terhadap teks-teks keagamaan tersebut. Sebab menurut Nasr Hamid analisis gender menggunakan analisis teks-teks keagamaan tersebut dikontruksi dalam dan sesuai dengan karakter dan situasi sosial pada saat teks-teks keagamaan itu di produksi.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wanita; tafsir al-Qur'an; Nasr Hamid Abu Zayd |
| Subjects: | Pemikiran Tafsir > Tafsir Al Qur'an Wanita |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| Depositing User: | Nisaa Zuhrotun |
| Date Deposited: | 19 Nov 2018 08:20 |
| Last Modified: | 19 Nov 2018 08:20 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/28667 |
