Kaffi, Rizki Anwari (2018) Makna dan pesan riasan Pengantin Paes Ageng Kebesaran Gaya Yogyakarta di Sanggar Niassari. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Rizki Anwari Kaffi_B96214134.pdf
Download (24MB) | Preview
Abstract
Persoalan yang hendak dikaji dalam penelitian ini yaitu apa makna dan pesan Paes Ageng Kebesaran Gaya Yogyakarta dan bagaimana proses komunikasi budaya dalam menyampaikan makna dan pesan beserta media yang digunakan perias dalam mengkomunikasikannya. Untuk mengungkapkan persoalan tersebut, digunakan metode peneltian kualitatif untuk mendeskripsikan data mengenai komunikasi budaya pada perias pengantin dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan budaya dan berlandasan teori interaksionisme simbolik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi secara langsung. Data dilakukan pemeriksaan keabsahannya, penyajian sekaligus analisis data untuk kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Paes Ageng Kebesaran Gaya Yogyakarta dimaknai sebagai makna yang berdimensi vertikal maupun horizontal, dimana makna vertikal adalah makna yang menunjukan hubungan antar manusia dengan Tuhannya, sedangkan makna horisontal adalah makna yang menunjukkan hubungan antara manusia dengan sesamanya atau individu dan individu dengan lingkungan sosialnya, juga hubungan antar individu dengan alam dan lingkungan fisiknya.Yang artinya merupakan salah satu tatanan sosial bermasyarakat sekaligus sebagai bentuk pengharapan dan doa. Bertitik tolak dari penelitian ini, rekomendasi yang diperkirakan dapat menjadi bahan pertimbangan adalah (1) Masyarakat Jawa khususnya Yogyakarta tetap mempertahankan kebudayaan yang telah diwariskan oleh leluhur dan diharapakan generasi muda dapat melestarikan kebudayaan dalam bentuk riasan pengantin ini.(2) Perlu keterlibatan pelaku budaya seperti perias pengantin untuk lebih sering mengadakan workshop tentang makna dan pesan Pada Paes Ageng Kebesaran Gaya Yogyakarta, sebagai bentuk melestarikan budaya yang berbentuk seni rias tersebut. (3) Penelitian ini terbatas pada persoalan pemaknaan dan proses komunikasinya, sementara aspek-aspek keterlibatan pelaku budaya (perias dan pengantin) sejauh mana sampai tingkat partisipasi masyarakat tidak digali oleh peneliti. Ada baiknya penelitian-penelitian selanjutnya melakukan penelitian lanjutan dibidang komunikasi budaya pada Paes Ageng Kebesaran Gaya Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Makna dan pesan riasan; Sanggar Niassari; Paes Ageng Kebesaran Gaya Yogyakarta |
| Subjects: | Ilmu Komunikasi Budaya |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Kaffi Rizki Anwari |
| Date Deposited: | 08 Nov 2018 06:28 |
| Last Modified: | 08 Nov 2018 06:28 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/28447 |
