Ulfa, Maria (2015) PERAN GANDA IBU RUMAH TANGGA DUSUN BADU DESA WANAR KECAMATAN PUCUK KABUPATEN LAMONGAN SEBAGAI PEKERJA PABRIK PT INDOMANIS GERSIK. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (987kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (207kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (277kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (726kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (417kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (216kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (389kB) | Preview
Abstract
Ibu rumah tangga yang bekerja mencari penghasilan memiliki peran ganda, selain bekerja di tempat pekerjaannya mereka juga harus mengerjakan pekerjaan rumah seperti mengurus suami dan anak, mengurus rumah seperti memasak, menyapu, dan juga kegiatan-kegiatan sosial seperti pengajian yasinan dan arisan PKK. Karenanya, mereka menjadi sangat lelah dan harus benar-benar bisa membagi waktu dengan baik, hal ini tentu merupakan bukan hal yang mudah. Karenanya, peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam tentang keadaan mereka.
Ada dua rumusan masalah yang akan hendak dikaji dalam skripsi ini, yaitu (1) Bagaimana strategi ibu rumah tangga Dusun Badu yang bekerja di pabrik PT Indomanis menjalankan peran gandanya? (2) Bagaimanakah hasil dari strategi tersebut? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, peneliti ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode ini dipilih agar di peroleh data penelitian yang bersifat mendalam mengenai peran ganda ibu rumah tangga Dusun Badu Desa Wanar Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan sebagai pekerja pabrik PT Indomanis Gresik. Data yang diperoleh kemudian disajikan secara deskriptif dan di analisis dengan teori feminis Sosialis.
Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) Ada beberapa strategi yang diterapkan para ibu rumah tangga pekerja pabrik dalam menjalankan peran ganda. Strategi-strategi tesebut adalah membagi pekerjaan rumah dengan anggota keluarga, meluangkan waktu libur hari minggu dengan keluarga, membina hubungan baik dengan teman, rekan kerja dan tetangga, Meluangkan waktu untuk ikut kegiatan sosial dengan melihat Pergantian shift masuk kerja, dan saling berbagi tugas dengan tidak membedakan tugas istri maupun tugas suami. (2) Strategi tersebut ternyata membuat para ibu merasa kesulitan dalam menjalankan tugas pekerjaan rumah karena kurang optimalnya waktu yang di miliki, mereka juga mengeluh tidak bisa mengikuti kegiatan sosial seperti pengajian yasinan, PKK karena sudah mengantuk di tempat kerja.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya keselarasan dengan teori feminisme sosialis, feminis sosialis karena adanya penindasan di bawah kapitalis dan penindasan di bawah patriarki, yang kemudian menjadi penindasan kapitalis patriarkhi atau disebut dominasi. Bahwa di pabrik tenaga kerja para ibu dibutuhkan untuk menghasilkan produksi bagi perusahaan. Namun di dalam rumah, sebagai ibu rumah tangga mereka tetap mengerjakan tugas pekerjaan rumah seperti memasak, mencuci, dan membersihkan rumah
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Wahidah Zein BR Siregar |
| Uncontrolled Keywords: | Peran ganda; Ibu rumah tangga |
| Subjects: | Politik > Politik Islam Sosiologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi |
| Depositing User: | Mr Sulaiman Sulaiman |
| Date Deposited: | 23 Nov 2015 00:52 |
| Last Modified: | 23 Nov 2015 00:52 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2830 |
