Ningsih, Riyatin (2015) Tujuan Penggunaan Huruf Syarat “In” dan “Idha” dalam Surat al-Taubah. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (491kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (346kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (470kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (3MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (743kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (4MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (504kB) | Preview
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (547kB) | Preview
Abstract
Al-Qur’an adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi dan Rasul terakhir melalui malaikat Jibril yang tertulis dalam mushaf dan sampai kepada kita dengan jalan mutawatir, membacanya merupakan ibadah. Al-Qur’an berisi ayat-ayat yang jelas, berita-berita yang benar, nasehat-nasehat yang jelas, nilai kesustraan yang tinggi sehingga tidak ada yang dapat menyerupainya. Salah satu surat yang terdapat dalam al-Qur’an adalah surat al-Taubah. Surat al-Taubah adalah surat yang termasuk golongan surat Madaniyyah, terdiri atas 129 ayat. Berbeda dengan surat-surat yang lain, surat ini tidak memakai permulaan basmalah dan surat ini mempunyai banyak nama, seperti al-Fa>d}ih}ah, al-Muba’thirah, al-Munkilah dan lain sebagainya. Surat ini berisi tentang orang-orang musyrik, orang-orang munafik yang tidak menepati janji serta siksa terhadap mereka yang musyrik dan munafik, pahala terhadap mereka yang beriman. Di dalam surat al-Taubah ditemukan beberapa kaidah baik dari isi kandungan, kebahasaan, kesustraan dan lain sebagainya. Namun, peneliti akan mengkaji salah satu aspek kesustraan yaitu: Pertama, apa tujuan penggunaan huruf syarat “in” dalam surat al-Taubah?. Kedua, apa tujuan penggunaan huruf syarat “idha” dalam surat al-Taubah?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi teks (library research). Teknik yang dipakai dalam pengumpulan data adalah teknik dokumentasi yakni membaca sumber data dengan teliti dan berulang-ulang terhadap ayat-ayat surat al-Taubah yang di dalamnya terdapat huruf syarat “in” dan “idha”. Teknik analisis datanya adalah analisis deskriptif kualitatif, yakni mendeskripsikan masing-masing data dari bentuk dan tujuan penggunaan huruf syarat “in” dan “idha”, dalam perspektif ilmu balaghah. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa ditemukan beberapa tujuan penggunaan huruf syarat “in” dalam sutat al-Taubah meliputi: Pertama, menunjukkan suatu keraguan, terdapat pada ayat: 3, 5, 11, 13, 74. Kedua, memposisikan mitra tutur sebagai orang yang tidak tau, terdapat pada ayat: 28, 40, 80, 96. Ketiga, mencela perbuatan, terdapat pada ayat: 8, 12, 23, 24, 39, 50, 58, 62, 65, 66, 74, 75, 83, 129. Keempat, mengunggulkan sesuatu yang tidak disifati dengan syarat terhadap sesuatu yang disifati dengan syarat, terdapat pada ayat: 6. Adapun tujuan penggunaan huruf syarat “idza” meliputi: Pertama, menunjukkan sesuatu yang sudah pasti, terdapat pada ayat: 5, 86, 94, 124, 127. Kedua, memposisikan mitra tutur sebagai orang yang mutlak, yang tidak ada keraguan baginya, terdapat pada ayat: 95. Ketiga, Mengunggulkan sesuatu yang disifati dengan syarat terhadap sesuatu yang tidak disifati dengan syarat, terdapat pada ayat: 118.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Huruf syarat in dan idza; Surat al-Taubah. |
| Subjects: | Bahasa Arab Al Qur'an Sastra |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | Mr. Supriyatno Hary |
| Date Deposited: | 19 Nov 2015 01:44 |
| Last Modified: | 19 Nov 2015 01:44 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2812 |
