Rohmah, Masita Eka (2015) Hak dan Kewajiban Istri atas Suami dalam Surat Al Baqarah ayat 228. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel.
Cover.pdf
Download (390kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (357kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (119kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (599kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (700kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (672kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (253kB) | Preview
Abstract
Penelitian ini ditulis berasal dari permasalah yang sering terjadi dikalangan masyarakat. Banyak yang mengatakan bahwa dalam Islam terdapat pembagian kerja dalam rumah tangga. Dalam hal ini dapat memojokkan para istri untuk wajib melakukan pekerjaan rumah tangga. Dari pendapat tersebut penulis tergerak untuk mencari jawaban dari kegelisahan tersebut.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sebuah ayat yang menjelaskan tentang kewajiban istri terhadap suami. Di samping itu, untuk menjelaskan kewajiban istri menurut mufassir dalam surat al-Baqarah ayat 228 dan kewajiban istri menurut pandangan al-Qur’an.
Penelitian ini bersifat kepustakaan (library research), dalam menjawab penelitian tersebut dilakukan dengan mengumpulkan data yang diperoleh dari kitab-kitab tafsir yang berisi tentang kewajiban-kewajiban istri terhadap suami. Kemudian dianalisa dengan menggunakan metode tahlili dengan menggunakan refrensi buku-buku tafsir tentang berbagai pendapat para muffasir dari ayat al-Qur’an tersebut dengan penafsirannya.
Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis isi ayat al-Qur’an dari surat al-Baqarah ayat 228. Analisis ini juga menggunakan kitab-kitab tafsir diantaranya yaitu Tafsir al-Misbah, Tafsir al-Maraghi, al-Qur’an dan Tafsirnya dll. Analisis ini dilakukan dengan melihat persamaan dan perbedaan antara pendapat para mufassir.
Data yang ditemukan menunjukkan bahwa persamaan dan perbedaan mereka meliputi hak, kewajiban, dan hukum pembagian kerja dalam rumah tangga. Perbedaannya terletak pada kewajiban istri yang melakukan pekerjaan rumah tangga dengan kewajiban suami yang melakukan pekerjaan rumah tangga. Persamaan pendapat itu karena kesamaan pengambilan kesimpulan dari persoalan tersebut, yaitu bersumber dari al-Qur’an dan Hadis. Sedangkan perbedaan pendapat mereka disebabkan perbedaan pemahaman maksud ayat al-Qur’an maupun Hadis.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perbedaan dan persamaan pendapat antar mufassir berasal dari menganalisis dan menyimpulkan sebuah ayat al-Qur’an dalam pembagian pekerjaan rumah tangga. Dalam hal ini banyak mufassir yang berpendapat dalam menentukan hukum pembagian kerja rumah tangga bagi istri. Dengan tidak adanya hukum secara tegas, maka umat Islam berhak menentukan pembagian kerja dalam rumah tangga, yang terpenting antara suami dan istri sepakat tanpa menuntut atau memojokkan satu sama lain, sehingga terjalinlah keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warohmah.
Kata Kunci: Kewajiban, Istri, dan al-Qur’an
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kewajiban; Istri; dan al-Qur’an |
| Subjects: | Keluarga > Keluarga Islam Keluarga Al Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis |
| Depositing User: | Mr. Supriyatno Hary |
| Date Deposited: | 17 Nov 2015 01:38 |
| Last Modified: | 17 Nov 2015 01:38 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2770 |
