Figurative language used by Hans Christian Andersons in The Little Match Seller in The Ugly Duckling Fairy Tales

Ayuningsih, Diyah (2015) Figurative language used by Hans Christian Andersons in The Little Match Seller in The Ugly Duckling Fairy Tales. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of A03211045 Diyah Ayuningsih 2015 ok.pdf] Text
A03211045 Diyah Ayuningsih 2015 ok.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (8MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (275kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (264kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (427kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (341kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (271kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (463kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (272kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (243kB) | Preview

Abstract

Penilitian ini tentang macam – macam tipe dan fungsi dari figurative language yang digunkan oleh Anderson dalam The Little Match Seller and The Ugly Duckling Fairy tales. Penulis termotifasi untuk menganalisis kalimat yang di ciptakan Anderson karena dia menggunakan figurative language pada dongengnya. Andersons cenderung mengugunakan bahasa yang puitis pada bahasanya. Pengguanaan figurative language sendiri lebih jelas dalam karya sastra yang membutuhkan alat untuk menyampaikan pesan sebaik seindah dan sejelas mungkin, yang mana hanya bisa dicapai menggunakan figurative language. Penilitian ini, penulis mempunyai dua rumusan masalah. Yaitu macam – macam figurative language dan alasan dari figurative language yang digunakan dalam the little math seller and ugly ducgline fairy tales by Hans Christian Anderson. Penulis menggunakan Perrine theory untuk menganalisis the little match seller and the ygly duckgling fairy tales. Penulis juga menggunakan Perrine theory untuk menjawab alasan dari figurative language. Dalam peniltian ini penulis menggunakan qualitative metode karna data dikumpulkan dari bentuk bentuk kata. Penlitian qualitative mempunyai karakter dengan menggunakan maksud, yang berkesinambungan dengan beberapa aspek dari kehidupan social dan metode ini yang mana (secara umum) menghasilkan kata, dari pada kata, sebagai data untuk analisis (Green, 2007:2). Yang mana berarti penelitian ini mencari data tanpa menggunakan presentasi nomor tapi menggunakan deskripsi. Akhirnya penulis menemukan tujuh types of figurative language yang digunakan dalam the little match seller and the ygly duckgling fairy tales. Mereka adalah personification, synecdoche, symbol, hyperbola, paradox, metaphor and simile. Yang paling sering digunakan ada hiperbola

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Figurative language; literal language; Fairy Tale; kalimat; dongeng; bahasa; puisi; sastra
Subjects: Bahasa Inggris
Kesusastraan > Kesusastraan Inggris
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Inggris
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 12 Nov 2015 07:50
Last Modified: 08 Jan 2026 02:03
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2714

Actions (login required)

View Item
View Item