Sistem kewarisan Islam dalam perspektif Syafi’i dan Hazairin: study perbandingan

Jannah, Iq Roihatul (1996) Sistem kewarisan Islam dalam perspektif Syafi’i dan Hazairin: study perbandingan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (44kB) | Preview
[thumbnail of Daftar isi.pdf]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (331kB) | Preview
[thumbnail of bab 1.pdf]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of bab 2.pdf]
Preview
Text
bab 2.pdf

Download (7MB) | Preview
[thumbnail of bab 3.pdf]
Preview
Text
bab 3.pdf

Download (15MB) | Preview
[thumbnail of bab 4.pdf]
Preview
Text
bab 4.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of bab 5.pdf]
Preview
Text
bab 5.pdf

Download (335kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Sistem kewarisan adalah suatu rangkaian yang terpadu yang berhubungan dengan segala aspek pengaturan harta warisan, seperti juga di bidang hukum islam yang lain dalam hukum kewarisan dikenal berbagai aliran yaitu sunni dan syi’i. Adapun aliran sunni meliputi madzhab maliki, hanafi, syafi’I dan hambali, diantara aliran aliran tersebut , madzhab syafi’I banyak memperoleh pengikut di Indonesia. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif komparatif analitik dalam arti menggambarkan pemikiran imam syafi’I dan hazairin mengenai kewarisan, kewarisan islam menurut imam syafi’I adalah patrianeal berdasarkan latar belakang garis keturunan laki laki saja. Menurut pemikiran hazairin system kewarisan islam adalah bilateral berdasarkan garis keturunan ayah dan ibu atau garis keturunan laki laki dan perempuan. Tentang system kewarisan patrineal (Asy syafi’i) dan system kewarisan bilateral (Hazairin) terhadap kesamaan dalam hal seseorang yang meninggal akan meninggalkan harta juga terdapat perbedaan, yaitu: Menurut syafi’I dari garis keturunan ayah saja menurut hazairin dari garis keturunan laki laki dan perempuan dari garis ayah dan ibu. Dari keduanya yang representative bagi system kewarisan islam adalah system kewarisan bilateral

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Waris; Imam Syafi'i; Hadzairin
Subjects: Hukum Islam > Waris
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 10 Nov 2015 04:29
Last Modified: 15 May 2020 08:07
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2650

Actions (login required)

View Item
View Item