Kurniawan, Kurniawan (2018) Terapi Wudhu untuk mengurangi rasa minder saat presentasi pada seorang mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Kurniawan_B53214021.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstract
Fokus penelitian ini adalah tentang (1) bagaimana proses terapi wudhu untuk mengurangi rasa minder saat presentasi pada seorang mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Islam Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya? (2) bagaimana hasil dari proses terapi wudhu untuk mengurangi rasa minder saat presentasi pada seorang mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya.? Dalam menjawab permasalahan tersebut, metode yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan jenis penelitian studi kasus yang kemudian di analisa menggunakan analisa deskriptif komperatif. Peneliti mencari data dengan melakukan wawancara dan observasi. Setelah data terkumpul kemudian analisis dilakukan untuk mengetahui hasil dari Terapi wudhu untuk mengurangi rasa minder saat presentasi pada seorang mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya, peneliti membandingkan antara sebelum dan sesudah proses terapi. Penelitian ini menghasilkan data bahwa proses Terapi Wudhu untuk mengurangi rasa minder saat presentasi pada seorang mahasiswa bimbingan dan konseling islam fakultas dakwah dan komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya dengan cara konselor memberikan pengarahan kepada konseli bagaimana dan apa yang harus dilakukan selama pelaksanaan terapi wudhu. Isi dari pengarahan tersebut yaitu, konselor memberikan penjelasan isi dari terapi wudhu, setelah itu membaca doa bersama, konselor mengingatkan kembali rangkaian-rangkaian wudhu kepada konseli agar supaya selama proses terapi konseli mampu memahami dan melaksanakan dengan baik dan benar, dan terakhir pemberian sugesti kepada konseli agar supaya memiliki keyakinan bahwa terapi wudhu ini bisa menyelesaikan masalahnya. Proses selanjutnya adalah konseli menerapkan apa yang sudah didapat dari penjelasan peneliti sebelumnya. Setelah selesai proses terapi wudhu, alhamdulillah dengan izin Allah SWT, konseli yang sebelumnya merasa adanya rasa takut ketika ingin berpendapat, rasa cemas, tidak yakin menyampaikan sesuatu, dadanya berebar kencang, tangannya berkeringat dan napas pendek sedikit demi sedikit sudah mulai berkurang tingkat ketakutannya, rasa cemasnya dan lain-lain serta dapat melakukan proses presentasinya dengan baik dan cukup memuaskan.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Terapi wudhu; minder saat presentasi; sugesti. |
| Subjects: | Bimbingan Konseling Psikologi Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Kurniawan Kurniawan |
| Date Deposited: | 08 Aug 2018 02:12 |
| Last Modified: | 08 Aug 2018 02:12 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/26472 |
