Maslikhatin, Maslikhatin (2018) Sejarah kota Baghdad dalam peradaban Islam masa Abbasiyah tahun 726-1258 M. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Maslikhatin_A02213051.pdf
Download (12MB) | Preview
Abstract
Yang dibahas dalam skripsi ini adalah: (1) Bagaimana Sejarah perkembangan awal kota Baghdad sebagai ibu kota kedaulatan Abbasiyah? (2) Bagaimana perkembangan kota Baghdad sebagai pusat pemerintahan? (3) Bagaimana keadaan kota Baghdad sebagai pusat perkembangan ilmu pengetahuan di peradaban Islam periode Abbasiyah? Penelitian ini menggunakan pendekatan historis, sehingga menerapkan metode sejarah heuristik, kritik, sumber, interpretasi dan historiograpi, Menjadi keharusan sumber data skripsi ini mengandalkan sumber pustaka berupa buku-buku yang berfungsi sebagai sumber primer. Teori yang digunakan adalah teori continuity, and change yaitu kesinambungan dan perubahan. Sebagaimana penjelasan John Obert Voll, mengkaji perkembangan suatu kelompok maupun individu, tidak bisa terlepas dari kerangka continuity and change. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kota Baghdad berdiri Karena adanya kedaulatan Abbasiyah, yang dibangun oleh khalifah kedua dari daulah Abbasiyah pada tahun 762 M, untuk dijadikannya sebagai ibu kota Abbaiyah. (2) Baghdad dalam pemerintahannya adanya pengaruh non-Arab,seperti mengambil dewan pemerintahan dari Persia dan Turki. (3) Kemudian memperbesar kota Baghdad menjadi pusat peradaban Islam dunia dengan adanya keilmuan, seni dan budaya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Baghdad; Sejarah; Bani Abbasiyah |
| Subjects: | Sejarah Peradaban Islam |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Maslikhatin Maslikhatin |
| Date Deposited: | 05 Jul 2018 02:48 |
| Last Modified: | 05 Jul 2018 02:48 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/25387 |
