Tinjauan hukum Islam terhadap pengangkatan rahim untuk membatasi kelahiran anak: studi kasus Desa Pranti Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo

Tyas, Nugraheni Restining (2018) Tinjauan hukum Islam terhadap pengangkatan rahim untuk membatasi kelahiran anak: studi kasus Desa Pranti Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Nugraheni Restining Tyas_C01214034 .pdf]
Preview
Text
Nugraheni Restining Tyas_C01214034 .pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pengangkatan Rahim Untuk Membatasi Kelahiran Anak (Studi Kasus Desa Pranti Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo)”. Peneliti memberikan rumusan masalah pada dua hal, yaitu: (1) Bagaimana kasus tentang pengangkatan rahim untuk membatasi kelahiran anak di Desa Pranti Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo ? (2) Bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap pengangkatan rahim untuk membatasi kelahiran anak di Desa Pranti Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo? Data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik wawancara yang kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif dalam menjabarkan data tentang alasan pengangkatan rahim di Desa Pranti Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya data tersebut dianalisis dari tinjauan hukum Islam dengan teknik kualitatif dalam pola pikir deduktif, yaitu data-data yang diperoleh dilapangan dirangkum dengan memilih hal-hal yang pokok serta disusun lebih sistematis sehingga menjadi data yang benar-benar terkait dengan pokok bahasan yang kemudian dikaitkan pada teori-teori umum yaitu maslahah mursalah. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa: (1) Pengangkatan rahim dilakukan untuk membatasi kelahiran anak dengan alasan keterbatasan ekonomi sedangkan anak yang mereka miliki dirasa sudah sangat banyak, dan dikhawatirkan tidak bisa memenuhi kebutuhan anak-anknya seperti pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan lainnya. Selain itu, sudah berapa macam kontrasepsi sudah digunakan seperti memakai kondom, melakukan kb suntik, sampai melakukan tubektomi namun selalu gagal dan masih bisa hamil sampai melahirkan anak ke enam. Dan mereka takutkan adalah anak-anak mereka terlantar dan tidak bisa menempuh pendidikan seperti yang mereka inginkan. (2) Bahwa pengangkatan rahim untuk membatasi kelahiran anak seperti yang dimaksudkan diatas sama seperti tahdid al-nasl atau pembatasan keturunan yang dilarang dalam Islam, dan perbuatan tersebut hukumnya adalah haram, karena sama saja seperti pemandulan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pengangkatan rahim; Membatasi kelahiran anak; alat kontrasepsi
Subjects: Anak
Hukum Islam
Kontrasepsi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Restining Nugraheni
Date Deposited: 11 May 2018 06:45
Last Modified: 15 Mar 2019 06:22
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/24825

Actions (login required)

View Item
View Item