Konsep kebahagiaan menurut Ibnu Maskawaih

Chusniyah, Fikliyyatul (2010) Konsep kebahagiaan menurut Ibnu Maskawaih. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Fikliyyatul Chusniyah_E01206016.pdf]
Preview
Text
Fikliyyatul Chusniyah_E01206016.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Nama Iengkap Ibnu Maskawaih adalah Abu Ali Ibnu Muhammad Ibnu Yakub, dijuluki dengan sebutan Maskawaih, beliau dilahirkan di kota Ray (Iran) pada (320/932K dan meninggal di Asfahan, tahun (421H/1030M), bertepatan dengan tangga1 9 shafar 421H setelah berusia 69 tahun. Dia dimakamkan di Mahallat Haju Asfahan, sesuai dengan apa yang dikatakan al-Qifty dalam Mu'jam al-Udaba'. Dalam buku Tahdzib al-Akhlak Ibnu Maskawaih memaparkan Bahwa, kebahagiaan meliputi jasmani dan rohani. Menurutnya, karena pada diri manusia ada dua unsur, yaitu jiwa dan badan, maka kebahagiaan meliputi keduanya Pendapat ini merupakan gabungan antara pendapat Plato dan Aristoteles. Menurut Plato kebahagiaan yang sebenarnya adalah kebahagiaan rohani Hal ini dapat diperoleh manusia apabila rohaninya telah berpisah dengan jasadnya. Dengan redaksi lain, selama rohaninya masih terikat pada jasadnya, yang selalu menghalanginya mencari hikmah, maka kebahagiaan tidak akan tercapai. Sebaliknya, Aristoteles berpendapat bahwa kebahagiaan dapat dicapai dalam kehidupan di dunia, namun kebahagiaan tersebut berbeda diantara manusia, seperti orang miskin kebahagiaanya adalah kekayaan, orang sakit pada kesehatan dan lainnya. Sedangkan untuk memperoleh kebahagian menurut Ibnu Maskawaih hanya dapat melalui sarana yang membawa kepada kearifan abadi atau aktifitas rohani yang sesuai dengan kebajikan terhadap masalah-masalah yang menjadi obyek fikiran. Dalam hal ini akal manusia paling tinggi, yaitu menghabiskan seluruh waktunya untuk persoa1an-persoalan Ilahi, perbuatannya merupakan kebajikan dan kebaikan yang dilakukan untuk perbuatan itu sendiri, bukan untuk mendapatkan manfaat, bukan juga menolak kerugian, bukan untuk berbangga, bukan pula untuk wewenang mencari kehormatan. Jelasnya seluruh aktifitasnya adalah mengikuti pola aktifitas Ilahi.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Konsep kebahagiaan; Ibnu Maskawaih
Subjects: Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Users 71 not found.
Date Deposited: 16 Apr 2018 04:11
Last Modified: 16 Apr 2018 04:11
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/24165

Actions (login required)

View Item
View Item