Sa'adah, Nur (2011) Makna tradisi rebo wekasan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Nur Sa'adah_E01207015.pdf
Download (5MB) | Preview
Abstract
Skripsi ini adalah hasil penelitian lapangan yang dilakukan di desa Suci Manyar Gresik berjudul "Tradisi Rebo Wekasan Menurut Masyarakat (Studi Teologi)". Penelitian ini bertujuan untuk menjawab fenomena Rebo Wekasan di desa Suci yang dilaksanakan masyarakat dan sekitarnya. Makna do'a pada Rebo Wekasan bertujuan menolak sihir dan menghindari adanya malapetaka yang akan menimpa masyarakat desa Suci, dalam hal itu penyaluran dari para tokoh atau para priyanyi yang penulis do'a dan yang dilakukan dengan pelaksanaan tradisi Rebo Wekasan pada bulan Safar. Kegiatan tradisi rebo wekasan pada saat ini masih tetap berjalan yang dilaksanakan dan para pemuda-pemudi dan masyarakat masih ikut merayakan Tradisi Rebo Wekasan dan membawah sesaji yang diantaranya, tumpeng, ketupat, air yang sudah ada do'a dan hizibnya, dan membaca sholawat yang diiringi dengan qosidah banjarin. Hal tersebut tetap dilakukan sebagai rasa syukur masyarakat atas adanya air tersebut.dan serta menghilangkan beberapa macam bala' yang akan diturunkan pada bulan safar tersebut. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Rebo Wekasan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Suci masih kuatnya dengan keyakinan yang dilaksanakan oleh nenek moyang mereka pada zaman dahulu hingga sekarang.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi rebo wekasan |
| Subjects: | Tradisi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam |
| Depositing User: | Users 71 not found. |
| Date Deposited: | 12 Apr 2018 02:49 |
| Last Modified: | 12 Apr 2018 02:49 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/24118 |
