Baidowi, Hanadi Sirajuddin Munir (2015) IMPLEMENTASI AKAD MURABAHAH DALAM PEMBIAYAAN MODAL KERJA DI BANK MEGA SYARIAH DARMO SURABAYA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (133kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (335kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (533kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (1MB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (556kB) | Preview
Abstract
Skripsi ini adalah penelitian lapangan (field research) untuk menjawab pertanyaan bagaimana mekanisme pembiayaan modal kerja di Bank Mega Syariah Darmo Surabaya dan bagaimana implementasi akad mura>bah}ah dalam pembiayaan modal kerja di Bank Mega Syariah Darmo Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan interview dan dokumentasi.
Sedangkan teknik analisisnya deskriptif kualitatif, yaitu metode yang dipakai untuk membantu dalam menggambarkan keadaan-keadaan yang mungkin terdapat dalam situasi tertentu serta mengetahui bagaimana mencapai tujuan yang diinginkan. Data yang diperoleh dianalisis dan digambarkan secara menyeluruh dari fenomena yang terjadi pada pembiayaan modal kerja murabahah di Bank Mega Syariah Darmo Surabaya.Hasil penelitian menyimpulkan, pertama, mekanisme pembiayaan modal kerja di Bank Mega Syariah Darmo Surabaya dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pengajuan permohonan dan negosiasi antara pihak nasabah dengan
pihak Bank Mega Syariah Darmo Surabaya. Dalam pelaksanaan pengajuan dan negosisiasi tersebut ditentukan juga tingkat plafon atau harga. Besar kecilnya plafon pembiayaan ditentukan oleh besar-kecilnya jaminan yang disertakan oleh
nasabah kepada pihak Bank Mega Syariah Darmo Surabaya. Penentuan persentase margin tersebut berdasarkan tingkat plafon pembiayaan yang dilakukan oleh Bank Mega Syariah Darmo Surabaya menjadikan seperti laba yang bisa diperhitungkan setiap bulan. Kedua, implementasi akad murabahah dalam pembiayaan modal kerja di Bank Mega Syariah Darmo Surabaya yaitu penandatanganan akad dilakukan bersamaan (mura>bah}ah dan wakalah oleh pihak bank dan nasabah. Hal ini menyebabkan ketidakjelasan akad, mekanisme
pembelian dan kepemilikan barang yang diperjualbelikan serta menjadikan akad tersebut rusak dan pembelian atau pengadaan barang tidak diserahkan langsung oleh pihak bank, akan tetapi bank menggunakan akad wakalah pada nasabah atau
pihak yang sekaligus bertindak sebagai wakil. Untuk pembelian atau penyediaanbarang yang diinginkan oleh nasabah.Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka kepada pihak Bank Mega Syariah Darmo Surabaya disarankan: Pertama, Bank Mega Syariah Darmo Surabaya harus benar-benar melaksanakan kegiatan baik yang bersifat penghimpunan
(funding), pembiayaan (landing) maupun jasa (service) yang sesuai dengan ketentuan syariah dengan prinsip kehati-hatian agar terwujud suasana bermuamalah yang bebas riba. Kedua, jika Bank Mega Syariah Darmo Surabaya hendak mewakilkan kepada nasabah untuk membeli barang dari pihak ketiga, maka akad murabahah dilakukan setelah kepemilikan barang secara prinsip dikuasai oleh Bank Mega Syariah Darmo Surabaya dan pemberian kuasa (wakalah) dari Bank Mega Syariah Darmo Surabaya kepada nasabah atau pihak
ketiga manapun harus dilakukan sebelum akad murabahah terjadi. Penyimpangan wakalah ini terjadi karena akad wakalah dilaksanakan bersamaan atau mendahului akad murabah}ah tersebut.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Sirajul Arifin |
| Uncontrolled Keywords: | Akad Murabah; Bank |
| Subjects: | Bank Islam Murabahah |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Users 283 not found. |
| Date Deposited: | 21 Oct 2015 02:20 |
| Last Modified: | 30 Jun 2016 02:15 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2376 |
