Tinjauan hukum Islam terhadap praktik konsinyasi emas di Pegadaian Syariah Cabang Babakan Surabaya

Indrawanti, Mustika (2018) Tinjauan hukum Islam terhadap praktik konsinyasi emas di Pegadaian Syariah Cabang Babakan Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Mustika Indrawanti_C72214095.pdf]
Preview
Text
Mustika Indrawanti_C72214095.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktek Konsinyasi Emas Di Pegadaian Syariah Cabang Babakan Surabaya” merupakan penelitian lapangan yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan: pertama, Bagaimana praktek konsinyasi emas di Pegadaian Syariah Cabang Babakan Surabaya?; kedua, Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktek konsinyasi emas di Pegadaian Syariah Cabang Babakan Surabaya? Data penelitian dihimpun melalui wawancara dan studi dokumentasi di Pegadaian syariah cabang Babakan Surabaya yang selanjutnya dianalis menggunakan teknik deskriptif analisis dengan pola pikir deduktif, yaitu memaparkan terlebih dahulu fakta empiris tentang konsinyasi emas di Pegadaian syariah cabang Babakan Surabaya dan selanjutnya dianalisis dengan konsep mudarabah dalam hukum Islam. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: pertama: Praktik Konsinyasi emas di Pegadaian Syariah cabang Babakan Surabaya merupakan layanan titip jual di Pegadaian Syariah dengan akad mudarabah yang mana nasabah menitipkan emasnya kepada pegadaaian syariah untuk dijualkan dengan bagi hasil keuntungan 1% untuk nasabah dan 2% untuk Pegadaian Syariah. Emas nasabah yang telah terjual akan diganti emas yang baru dengan kadar dan berat yang sama namun berbeda nomor seri oleh Pegadaian syariah dengan cara memesankan ke produsen emas PT Antam. kedua, praktik konsinyasi emas di Pegadaian syariah tersebut tidak memenuhi syarat akad mudarabah karena dalam prakteknya, pegadaian hanya menjadi perantara atau simsar dalam transaksi penjualan emas bukan sebagai pengelolanya. Adapun praktik konsinyasi itu lebih sesuai menggunakan akad ijarah.Sejalan dengan kesimpulan di atas, pertama, Pegadain Syariah diharapkan dapat memenuhi syarat akad mudarabah karena dalam praktik konsinyasi emas itu lebih sesuai menggunakan akad ijarah. Kedua, bagi nasabah hendaknya lebih pandai memilih produk investasi agar tidak dirugikan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Investasi; Praktik Konsinyasi; Pegadaian
Subjects: Hukum Islam
Investasi
Hukum Islam > Mudharabah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Indrawanti Mustika
Date Deposited: 01 Mar 2018 04:19
Last Modified: 01 Mar 2018 04:19
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/23731

Actions (login required)

View Item
View Item