Wildani, Ahmad Fahmi (2018) Kepemimpinan dalam al Quran: studi penafsiran Surat an Nisa' ayat 34 dalam Tafsir al Tahrir wa al-Tanwir. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Ahmad Fahmi Wildani_E03211006.pdf
Download (3MB)
Abstract
Karya tafsir pada dasarnya merupakan sebuah produk pemikiran atau ikhtiyar para ulama. Kemudian keterangan-keterangan keberagaman di dalam Alquran pada beberapa tempat terkadang tertulis dengan lafal,ungkapan dan uslub (gaya bahasa) yang berbeda-beda akan tetapi bermakna tunggal.Sehingga dari sini tidak sampai menimbulkan perdebatan yang sengit antar para pakar studi Alquran.Akan tetapi sering juga muncul ayat-ayat yang bersifat global dan samar-samar, sehingga membuka peluang bagi para mujtahid untuk dapat mengembalikannya kepada makna yang tegas serta jelas. Penafsiran terhadap Alquran terus dilakukan oleh ulama-ulama ahli tafsir,tak terkecuali penafsiran terhadap QS. An-Nisa ayat 34,sebab penafsiraan terhadap ayat ini sering keluar dari batasan pembahasan, dalam kata lain kelompok-kelompok tertentu menggunakan ayat ini untuk kepentingan pribadi yang dirasa kurang sesuai dengan maksud dari isi kandungan ayat ini.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang datanya bersumber dari kepustakaan (library research). Penelitian ini bertujuan ntuk mengungkap isi tafsir Ibnu ‘Asyu>r terhadap QS. An-Nisa ayat 34 dilihat dari teori munasabah.Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa QS.an-Nisa ayat 34 membahas tentang pengunggulan kaum lelaki berhak menjadi seorang pemimpin,sebab Allah telah melebihkan golongan mereka dari sebagian golongan yang lain.Kelompok-kelompok tertentu sering memotong ayat ini untuk kepentingan pribadi sebagai pernyataan legitimasi bahwa laki-laki yang lebih berhak menjadi seorang pemimpin.Namun tafsir at-tahri>r wa tanwi>r karya Ibnu ‘Asyu>r telah menjelaskan lebih luas dengan teori penafsirannya,bahwa pernyataan tersebut tidaklah benar,sebab pada kalimat selanjutnya Allah menjelaskan kewajiban suami terhadap isteri atau keluarganya dan tindakan kepada isteri yang nusyuz.Oleh sebab itu QS. An-Nisa ini bukan berbicara mengenai kepemimpinan secara umum, namun kepemimpinan dalam ayat ini berbicara pada lingkup keluarga.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tafsir; legitimasi; kepemimpinan; nusyuz |
| Subjects: | Tafsir Kepemimpinan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| Depositing User: | Wildani Ahmad Fahmi |
| Date Deposited: | 09 Feb 2018 07:49 |
| Last Modified: | 09 Feb 2018 07:49 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/22527 |
