Sistem pengupahan pekerja borongan di developer PT. Gota Mulya dalam prespektif hukum Islam: studi kasus pada Perumahan Permata Sukodono

Julyantono, Medy (2017) Sistem pengupahan pekerja borongan di developer PT. Gota Mulya dalam prespektif hukum Islam: studi kasus pada Perumahan Permata Sukodono. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (39kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (644kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (789kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf

Download (532kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf

Download (464kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf

Download (510kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (446kB)

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan yang berjudul “Sistem pengupahan pekerja borongan di Developer PT Gota mulya Dalam persfektif Hukum Islam (Studi kasus pada perumahan permata Sukodono)”. Dalam skripsi ini terdapat dua pembahasan antara lain Bagaimana sistem pengupahan pekerja borongan di developer PT Gota Mulya, dan Bagaimana sistem pengupahan pekerja borongan di developer PT Gota Mulya dalam persfektif Hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif , data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menjawab rumusan masalah yang ada. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode wawancara kepada Pelaksana Developer PT Gota Mulya, mandor, dan Buruh borongan.. Selain itu peneliti dengan dokumentasi melihat berkas – berkas terkait pengupahan dan dasar-dasar dalam Hukum Islam. Hasil kesimpulan dari penelitian tersebut adalah bahwa dalam kasus ini terdapat dua akad antara pelaksana proyek selaku kepanjangan dari PT Gota Mulya dengan mandor, dan antara mandor dengan tukang dan buruh tukang, dan yang menjadi masalah adalah akad dari pelaksana dengan mandor tidak seharusnya mandor memakai uang yang seharusnya dipakai untuk membayar mandor dibuat untuk menutup kenaikan harga. Sejalan dengan kesimpulan diatas, penulis mengharapkan bahwa skripsi ini menjadi jawaban atas berlakunya akad antara kedua belah pihak, berdasarkan analisis diatas sudah seharusnya akad yang di lakukan oleh pelaksana dengan mandor menjadi rusak dan tidak berlaku.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pengupahan pekerja borongan; developer
Subjects: Hukum Islam
Hukum Islam > Ijarah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Julyantono Medy
Date Deposited: 15 Nov 2017 04:36
Last Modified: 15 Nov 2017 04:36
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/21356

Actions (login required)

View Item
View Item