Analisis hukum Islam terhadap pemberian nafkah keluarga oleh wanita karir

Syafi'i, Mohammad Imam (2017) Analisis hukum Islam terhadap pemberian nafkah keluarga oleh wanita karir. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (192kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (307kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (220kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (522kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (648kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (775kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (694kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf

Download (307kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (258kB)

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian kepustakaan dengan judul “Analisis Hukum Islam Tentang Pemberian Nafkah Keluarga Oleh Wanita Karir. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tentang bagaimana praktek nafkah keluarga oleh wanita karir dan juga bagaimana analisis hukum Islam tentang Nafkah keluarga oleh wanita karir. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, karenanya data penelitian dihimpun melalui pembacaan dan kajian teks (text reading) menggunakan literatur-literatur yang relevan. Literatur yang relevan di sini adalah kitab-kitab dari ulama. Kemudian data diolah dengan paparan deskriptif dan dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam realita pada saat ini kebanyakan wanita karir lupa dengan kodratnya sebagai istri maupun sebagai ibu dalam rumah tangga, masalah seperti ini yang menimbulkan keretakan dalam rumah tangga sehingga munculnya perceraian. Islam membenarkan seorang wanita melakukan pekerjaan untuk membantu atau menambah penghasilan suami. Hukum nafkah yang berasal dari wanita karir dalam pandangan islam dianggap sebagai shadaqah istri terhadap suami dan keluarganya, asalkan ia rela memberikannya. jika sang istri tidak rela dan mengharapkan ganti dari suami maka nafkah tersebut tetap dihitung sebagai hutang bagi suami. Dari paparan di atas, Dengan adanya dua peran yang harus dimainkan, seorang istri karir perlu membuat aturan main sehingga kedua peran tersebut bisa dijalani sama baiknya, belajarlah untuk membuat perencanaan yang terjadwal pada dua kegiatan yang berbeda, yaitu kegiatan rumah tangga dan kegiatan kantor.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; pemberian nafkah; keluarga; wanita karir
Subjects: Hukum Islam
Wanita
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Syafi'i Mohammad Imam
Date Deposited: 14 Nov 2017 07:00
Last Modified: 14 Nov 2017 07:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/21309

Actions (login required)

View Item
View Item