Analisis hukum Islam terhadap praktik pemberian ganti rugi sepihak atas hilangnya barang kiriman di Kantor Pos Ciliwung Surabaya

Noviani, Puspa Aru (2017) Analisis hukum Islam terhadap praktik pemberian ganti rugi sepihak atas hilangnya barang kiriman di Kantor Pos Ciliwung Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (488kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (220kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (513kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (888kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (905kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang: 1. Bagaimana pratik pemberian ganti rugi sepihak atas hilangnya barang kiriman di Kantor Pos Ciliwung Surabaya? Dan 2. Bagaimana Analisis Hukum Islam terhadap praktik pemberian ganti rugi sepihak atas hilangnya barang kiriman di Kantor Pos Ciliwung Surabaya? Dalam penelitian lapangan (field research) ini data yang dikumpulkan adalah dengan menggunakan teknik observasi, wawancara antara ekspeditur (peyelenggara pos) dan pengguna pos (konsumen), telaah pustaka, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif analisis dengan menggunakan pola pikir induktif, yaitu dengan mengemukakan kenyataan-kenyataan khusus yang berkaitan dengan pemberian ganti rugi sepihak di Kantor Pos Ciliwung Surabaya kemudian dianalisis menggunakan Hukum Islam yang berkaitan dengan akad Wakalah bil Ujrah dan Riba Fad}hl untuk diketahui kesimpulannya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pemberian ganti rugi sepihak atas hilangnya barang kiriman di kantor pos ciliwung Surabaya disesuaikan dengan ongkos kirim bukan dengan harga barang. Khusus untuk paket pos biasa, ganti rugi yang dibayarkan maksimal 75% ongkos kirim sedangkan untuk paket pos kilat khusus, ganti rugi dibayarkan maksimal 75% ongkos kirim ditambah dengan harga barang. Adapun akad yang dilakukan antara konsumen dan pihak kantor pos tergolong dalam akad wakalah bil ujrah, dimana pihak pos bertindak sebagai wakil sedangkan konsumen bertindak sebagai muakkil. Akad tersebut sah karena telah memenuhi syarat dan rukun. Akan tetapi dalam pemberian ganti rugi tidak sesuai dengan ajaran Islam karena didalamnya terdapat riba fad}hl yaitu adanya ketidaksesuaian antara ganti rugi dengan barang yang hilang. Sejalan dengan kesimpulan diatas, maka pihak pos hendaknya menjelaskan secara detail mengenai ketentuan ganti rugi jika barang hilang, untuk menghindari terjadinya sengketa di kemudian hari dan tidak mempersulit dalam pengajuan klaim. Selain itu, ganti rugi yang diberikan harus sesuai dengan nilai barang yang hilang. Adapun bagi konsumen hendaknya lebih selektif untuk memilih produk pengiriman barang untuk mengurangi resiko kekecewaan atau kerugian yang terjadi.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pemberian ganti rugi sepihak; Kantor Pos
Subjects: Riba
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Noviani Puspa Aru
Date Deposited: 13 Nov 2017 05:00
Last Modified: 13 Nov 2017 05:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/21212

Actions (login required)

View Item
View Item