Tinjauan hukum Islam terhadap jual beli account followers Instagram

Utami, Sri Farida (2017) Tinjauan hukum Islam terhadap jual beli account followers Instagram. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (438kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (593kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (836kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (545kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf

Download (895kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (534kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (445kB)

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian lapangan dilihat dari objeknya, dengan judul “Tinjauan Hukum Islam terhadap Jual Beli account followers Instagram” Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1)Bagaimana praktik jual beli account follower di sosial media Instagram? 2)Bagaimana kesesuaian jual beli account follower Instagram dengan tinjauan Hukum Islam?. Penelitian ini merupakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melaui observasi dan interview terhadap penjual dan pembeli account followers Instagram yang kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif analitik, dengan ketentuan hukum islam. Sedangkan pola pikirnya menggunakan pola pikir deduktif. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa dalam praktik jual beli account followers tidak sesuai menurut rukun dan syarat ma’qud ‘alaih, yaitu harus jelas barangnya, jenis, suci, bermanfaat, dapat diserahkan, dan diketahui oleh kedua pihak. Dalam objek jual beli yaitu account Instagram menggunakan followers ada perbedaan jumlah followers dari kesepakatan awal yang kadar dan kualitas objek ada ketidaksinkronan dan percampuran kualitas objek jual beli. Dalam, tinjauan hukum islam praktik jual beli ini tidak diperbolehkan karena adanya unsur gharar. Hal tersebut merugikan pihak pembeli, dalam transaksinya menjadi fasid.
Untuk saran bagi pembeli agar lebih berhati-hati dalam melakukan praktik jual beli yang demikian, dan terlebih dulu melihat followers dari objek yang dibeli untuk mengetahui real tidaknya suatu followers. Untuk penjual agar tidak fokus pada keuntungan materi dan lebih transparan trehadap kualitas, dan jumlah dari objek barang yang dijualnya.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; Instagram; Jual beli
Subjects: Hukum Islam > Jual Beli
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Utami Sri farida
Date Deposited: 10 Nov 2017 03:19
Last Modified: 10 Nov 2017 03:19
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/21132

Actions (login required)

View Item
View Item