Rizal, Chairur (2017) Analisis hukum Islam dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 27 tahun 2015 tentang persyaratan teknis alat dan atau perangkat-perangkat telekomunikasi berbasis standar teknologi long term evolution terhadap praktik jual beli Smartphone LTE di Royal Selular Plaza Marina Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Chairur Rizal_C72213106.pdf
Download (672kB)
Abstract
Skripsi ini merupakan hasil penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana praktik jual beli smartphone LTE di Royal Selular Plaza Marina Surabaya, bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik jual beli smartphone LTE di Royal Selular Plaza Marina Surabaya dan tinjauan peraturan menteri komunikasi republik Indonesia nomor 27 tahun 2015 tentang persyaratan teknis alat dan atau perangkat-perangkat telekomunikasi berbasis standar teknologi long term evolution terhadap praktik jual beli smartphone LTE di Royal Selular Plaza Marina Surabaya. Data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik wawancara (interview) dan dokumentasi. Selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan pola pikir dedukif, yaitu pembahasan dimulai dengan mengumpulkan data yang diperoleh dari lapangan tentang praktik jual beli smartphone LTE di Royal Selular Plaza Marina Surabaya, kemudian dianalisis dengan hukum Islam dan peraturan menteri komunikasi republik Indonesia nomor 27 tahun 2015. Penelitian yang telah dilakukan penulis diperoleh hasil sebagai berikut: pelaksanaan jual beli smartphone LTE yang terjadi di toko Royal Selular Plaza Marina Surabaya sama dengan yang terjadi pada toko penjualan telepon seluler umumnya, yang membedakan produk smartphone yang menggunakan teknologi jaringan long term evolution yang sudah memenuhi tingkat komponen dalam negeri dipesan melalui distributor resmi dan smartphone yang belum memenuhi tingkat komponen dalam negeri dipesan melalui distributor tidak resmi. Perbedaan jual beli smartphone LTE menurut hukum Islam dihukumi sah karena telah memenuhi rukun dan syarat jual beli dalam hukum Islam, sedangkan jual beli smartphone LTE yang belum memenuhi tingkat komponen dalam negeri tidak diperbolehkan karena tidak sesuai dengan ketentuan dalam peraturan menteri komunikasi republik Indonesia nomor 27 tahun 2015 tentang persyaratan teknis alat dan atau perangkat-perangkat telekomunikasi berbasis standar teknologi long term evolution. Dengan demikian, dari kesimpulan di atas maka kepada penjual smartphone yang menggunakan jaringan long term evolution hendaknya mematuhi regulasi yang telah diatur oleh pemerintah dalam menjalankan usaha bisnisnya dan selayaknya memberikan informasi yang benar terkait dengan barang kepada konsumen, serta konsumen sebaiknya bisa mengetahui perbedaan smartphone LTE yang sudah resmi ataupun belum dengan menanyakannya kepada pihak penjual.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Telekomunikasi; Teknologi Long Term Evolution; Jual Beli; Smartphone LTE |
| Subjects: | Hukum Islam Hukum Islam > Jual Beli |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Rizal Chairur |
| Date Deposited: | 10 Nov 2017 03:16 |
| Last Modified: | 13 Mar 2019 07:57 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/21072 |
