Pendampingan istri nelayan dalam meningkatkan usaha pengelolaan hasil laut di Desa Weru Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan

Istiqomah, Istiqomah (2017) Pendampingan istri nelayan dalam meningkatkan usaha pengelolaan hasil laut di Desa Weru Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (901kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (294kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

Download (384kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (475kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (842kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (482kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (787kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf

Download (810kB)
[thumbnail of Bab 6.pdf] Text
Bab 6.pdf

Download (769kB)
[thumbnail of Bab 7.pdf]
Preview
Text
Bab 7.pdf

Download (643kB) | Preview
[thumbnail of Bab 8.pdf] Text
Bab 8.pdf

Download (301kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (361kB)

Abstract

Skripsi ini membahas tentang pendampingan kepada istri nelayan untuk meningkatkan usaha pengelolaan hasil laut. Dengan menyadarkan masyarakat tentang aset yang ada di lingkungan tempat tinggal mereka, serta memanfaatkan keterampilan yang dimiliki masyarakatnya sendiri. Teori ini menggunakan teori kewirausahaan yang dikemukakan oleh Joseph Schumpeter sebagaimana dikutib oleh Dede Janjang tentang orang yang mendobrak system ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan mengolah barang bahan baku yang baru. Orang tersebut melakukan kegiatan melalui organisasi bisnis yang sudah ada. Pendekatan ini menggunakan pendekatan berbasis aset/ kekuatan atau sering disebut dengan ABCD (Asset Bassed Community Development). ABCD merupakan pendekatan pendampingan yang mengutamakan pemanfaatan potensi atau aset yang dimiliki masyarakat setempat. Modal terbesar dalam proses pemberdayaan yaitu keinginan masyarakat sendiri untuk mengubah kehidupannya menjadi lebih baik. Apapun potensi yang dimiliki masyarakat akan terasa sangat berguna apabila potensi tersebut dimanfaatkan dengan baik dan benar. Fasilitator dalam hal ini melakukan pendampingan dengan pendekatan berbasis aset berupaya untuk mengubah pola pikir istri nelayan dalam proses perubahan, serta dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk membangun kesejahteraan keluarga. Melalui program aksi seperti melakukan pelatihan membuat kerupuk ikan dan cumi sehingga menghasilkan pengetahuan dan keterampilan istri nelayan untuk memanfaatkan dan mengelola hasil laut menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi dalam meningkatkan usaha masyarakat. Kemudian dalam pemberdayaan ini mampu untuk melakukan perubahan sosial masyarakat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pendampingan masyarakat; istri nelayan; hasil laut; peningkatan usaha
Subjects: Kesejahteraan Sosial
Masyarakat
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Istiqomah Istiqomah
Date Deposited: 25 Oct 2017 01:46
Last Modified: 25 Oct 2017 04:02
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/20807

Actions (login required)

View Item
View Item