Komarudin, Ratno (2012) Konsep Hubungan sesama manusia dalam berrnasyarakat: telaah tafsir Tahlili dalam QS. al-Hujurat(49): 11-13. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (99kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (109kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (897kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (140kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (132kB) | Preview
Abstract
Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana penafsiran QS. Al-Hujurat (49) : 11-13. 2) pesan moral pakah yamg terkandung di dalam QS. Al Hujurat (49) : 11-13. 3) nilai universal apakah yang terkandung dalam QS. Al Hujurat (49) : 11-13. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna yang ada dalam QS. Al-Hujurat (49) : 11-13 dan dan bagaimana mengaplikasikan pesan-pesan yang ada dalam QS. Al-Hujurat (49) : 11-13 dan cara mengaplikasikan dalam berinteraksi dengan masyarakat. Bagaimana cara berinteraksi dalam bermasyarakat Dalam menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bersifat kepustakaan (library research) dan metode tahlili (analitis) yaitu menggambarkan atau menjelaskan penafsiran penafsiran para mufasir yang berkaitan dengan perbuatan seperti mengfolok olok, mengejek, memanggil dengan gelar buruk, berburuk sangka, mencari kesalahan orang-lain dan ghibah dan dari seluruh aspck yang terkandung di dalam ayat-ayat al-Quran, kemudian dikuatkan dengan penafsiran ahli tafsir yang lain. Penelitian ini dilakukan karena ada yang memahami fenomena yang terjadi pada kehidupan modem. Seperti adanya perkelahian, tawuran bahkan sampai saling membunuh. Hal ini terjacli karena seseorang masih melakukan perbuatan yang terkandung dalam QS. Al-Hujurat (49) : 11-13 dan tidak bisa menjaga perilakunya dalam berinteraksi dengan anggota masyarakat yang lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku yang terkandung dalam surat al-Hujurat ayat 11-13 seperti Larangan memperolok-olok, mengejek diri sendiri, panggil-memanggil dengan gelar yang buruk, Perintah menjauhi banyak dugaan, mencari-cari kesalahan orang lain, dan menggunjing itu tidak diperbolehkan karena bisa menimbulkan perpecahan dalam suatu masyarakat. Padahal Islam menginginkan hubungan yang harmonis dalam berrnasyarakat ssabagaimana disebutkan bahwa Islam adalah Agama yang rohmatan /ii alamin. Pada ayat terakhir ayat ini menjelaskan asal manusia diciptakan dan Tujuan manusia diciptakan dengan adanya perbedaan.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hubungan sesame manusia; masyarakat; tafsir Tahlili; QS. Al Hujurat ayat 11-13 |
| Subjects: | Hubungan Masyarakat Al Qur'an Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis |
| Depositing User: | Editor : samid library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 23 Oct 2017 03:40 |
| Last Modified: | 23 Oct 2017 03:40 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/20750 |
