Farihah, Durrotul (2009) Tinjauan hukum Islam terhadap sistem pinjam meminjam uang dengan beras di Desa Sambong Gede Kecamatan Merak Urak Kabupaten Tuban. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (407kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (117kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (87kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (766kB)
Bab 2.pdf
Download (895kB)
Bab 3.pdf
Download (937kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (979kB)
Bab 5.pdf
Download (106kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (78kB)
Abstract
Penelitian ini membahas permasalahan bagaimana diskripsi system pinjam meminjam uang dengan beras dan tinjauan hukum Islam terhadap pinjam meminjam uang dengan beras di desa Sambong Gede Kecamatan Merak Urak Tuban. Data yang dikumpulkan dalam skripsi ini menggwiakan studi lapangan dan studi kepustakaan, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, waw cara dan dokumentasi. Kemudian data tersebut diolah dengan cara editing, organizing, dan analizing. Metode analisis data yang dikmnpulkan menggmakan metode deskriptif kualitatif yang kemudian dianalisis dengan pola pikir induktif. Menurut basil penelitian, sistem pinjam meminjam uang dengan beras di Desa Sambong Gede Merak Urak Tuban adalah pihak peminjam bermaksud lllltuk meminjam uang, akan tetapi pihak pemberi pinjarnan memberikan pinjamap berupa beras sesuai nominal pinjaman yang diperlukan dengan pengembalian pinjaman tersebut berupa uang sesuai dengan kesepakatan mereka. Kriteria peminjam adalah semua masyarakat desa Sambong Gede Kecamatan Merak Urak yang membutuhkan pinjaman tersebut tanpa melihat strata sosial. Sistem pinjam meminjam tersebut terjadi apabila pihak peminjam membutuhkan bantuan, seperti Wltuk tambahan biaya pendidikan, lllltuk tarnbahan biaya hajatan atau syukuran dan tmtuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Transaksi berupa sistem pinjam meminjam uang dengan beras yang terjadi di desa Sambong Gede Kecamatan Merak Urak Kabupaten Tuban sesuai dengan hukum Islam, karena menurut jumhur ulama menibolehkan menaikkan harga selama tidak ada tmsur pemaksaan dan kezaliman. Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka disarankan agar warga masyarakat Desa Sambong Gede Kecamatan Merak Urak Kabupaten Tuban yang terlibat dalam transaksi pinjam meminjam dengan beras, mengetahui tata cara dan bentuk transaksi yang diperbolehkan dan sesuai dengan hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Islam; pinjam meminjam uang; beras |
| Subjects: | Hukum Islam Hukum Islam > Utang Piutang |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah |
| Depositing User: | Editor : samid library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 12 Oct 2017 08:05 |
| Last Modified: | 12 Oct 2017 08:05 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/20595 |
