Lailiyah, Nur (2009) Studi analisis hukum Islam terhadap transaksi sertifikat investasi mudharabah antar bank. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (626kB)
Abstrak.pdf
Download (103kB)
Daftar Isi.pdf
Download (156kB)
Bab 1.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (193kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (656kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (293kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (129kB)
Abstract
Skripsi Ini adalah hasil penelitian kepustakaan untuk menjawab pertanyaan: bagaimana transaksi sertifikat investasi mudarabah antarbank? dan bagaimana analisis hukum Islam terhadap transaksi sertifikat investasi mudarabah antarbank. Untuk menjawab masalah tersebut, digunakan metode deskriptif analisis, yaitu menggambarkan secara jelas tentang data yang berhubungan dengan pokok pembahasan kemudian menganalisis data tersebut menurut hukum Islam. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa transaksi sertifikat investasi mudarabah antarbank merupakan suatu transaksi antarbank, yang membutuhkan dana sehingga bank menerbitkan sebuah sertifikat yang dinamakan sertifikat IMA untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan sesuai dengan prosentase yang tertera dalam sertifikat sampai jatuh tempo yang ditentukan. Dalam hukum Islam transaksi investasi mudarabah antarbank merupakan transaksi yang diperbolehkan dalam Islam karena transaksi tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip akad mudarabah yakni bagi hasil dengan pembagian nisbah keuntungan ditentukan berdasarkan kesepakatan. Sehingga transaksi tersebut kedua belah pihak saling diuntungkan dan tidak ada yang dirugikan. Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka saran yang diperlukan adalah: pertama, diperlukan sebuah kajian yang lebih mendalam tentang seperti apa instrumen yang cocok untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek dalam hal transaksi investasi mudarabah antarbank. Kedua, dari perjalanan waktu, menggambarkan bahwa investasi mudarabah antarbank ini tidak berkembang secara signifikan. Hal ini terbukti dari hanya beberapa bank yang aktif dalam instrumen ini. Berkembang tidaknya instrumen ini bergantung dari kesepakatan dan inovasi dari Bank Indonesia selaku bank sentral serta koordinasinya dengan lembaga riset ekonomi syariah layaknya DSN MUI terkait dalam pengembangan perbankan syariah. Bank Indonesia sebagai pemegang otoritas moneter perlu mengembangkan instrumen ini sehingga menjadi lebih profit dan harus mengedepankan kesyariahannya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Transaksi sertifikat; investasi mudharabah |
| Subjects: | Bank Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 09 Oct 2017 07:33 |
| Last Modified: | 04 Oct 2018 07:48 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/20529 |
