ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN AGAMA GRESIK NO. 0051/Pdt.P/2010/PA.Gs TENTANG WALI ADLAL KARENA PERCERAIAN KEDUA ORANG TUA

Laily, Fithna Nurul (2013) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN AGAMA GRESIK NO. 0051/Pdt.P/2010/PA.Gs TENTANG WALI ADLAL KARENA PERCERAIAN KEDUA ORANG TUA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (60kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (93kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (77kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (310kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (351kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (249kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (262kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (115kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (140kB) | Preview

Abstract

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dalam menyeleseikan perkara di Pengadilan Agama Gresik hakim mengabulkan permohonan pemohon dengan calon suaminya dikarenakan alasan seorang wali (ayah kandungnya) telah bercerai dengan ibu kandungnya. Sebagaimana dalam KHI pasal 39, 40, 41, 42, 43, dan 44 tentang larangan perkawinan bahwa alasan perceraian kedua orang tuanya tidak termasuk faktor penghalang pelaksanaan perkawinan. Sehingga permohonan tersebut dikabulkan dengan melalui wali hakim sesuai dengan KHI pasal 23 tersebut. Dan Majelis Hakim Gresik juga menetapkan dengan dasar Peraturan Menteri Agama No.2 Tahun 1987 pasal 1 ayat (1) dan (2).
Seorang Wali hendaknya tidak menghalangi anak perempuannya untuk menikah dengan calon suaminya dengan alasan yang kurang jelas dan tidak masuk akal serta dalam Hukum Islam tidak terdapat penjelasan tentang alasan perceraian dengan istrinya menjadi alasan seorang ayah untuk enggan menikahkan anak perempuanya dengan calon suaminya.
Dari kesimpulan di atas, demi kemaslahatan bersama maka bagi wali hendaknya senantiasa bermusyawarah dengan baik atas niat baik wanita yang ada dalam perwalianya dan bagi hakim disarankan agar tetap arif dan bijaksana dalam memutuskan perkara tentang wali adlal tersebut.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Additional Information: Masruhan
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; Wali Adlal; Perceraian Kedua Orangtua
Subjects: Cerai Gugat
Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor : Abdul Wahid------ Information------library.uinsa.ac.id
Date Deposited: 20 Apr 2015 03:42
Last Modified: 20 Apr 2015 03:42
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2048

Actions (login required)

View Item
View Item