PERAN POLITIK KIAI BADAN SILATURRAHMI ULAMA’ MADURA DALAM PILKADA DI KAB. BANGKALAN TAHUN 2012

Musabbihah, Sitti (2014) PERAN POLITIK KIAI BADAN SILATURRAHMI ULAMA’ MADURA DALAM PILKADA DI KAB. BANGKALAN TAHUN 2012. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (832kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (10kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (12kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (61kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (83kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (31kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (42kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (13kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (10kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan (ulama) Keterlibatan
Kiai dalam pemilihan kepala daerah (PILKADA) Bangkalan tahun 2012. Kiai
sebagai tokoh masyarakat tidak hanya memiliki karisma dalam kasus agama tetapi
juga memainkan peran penting dalam kasus politik. Selain itu, Kiai memiliki
berbagai peran dalam kegiatan politik. Kiai tidak hanya sebagai agama angka
tetapi juga memiliki peran penting dalam pembangunan demokrasi Indonesia.
Realitas sosial memiliki dimensi sejarah, dimensi budaya dan dimensi interaksi.
Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.
Hasil dari penelitian ini adalah menemukan dua garis politik Kiai.
Pertama, Kiai sebagai aktor. Itu berarti, Kiai yang bergabung dalam beberapa
partai politik untuk kabupaten kepala (Bupati) dan wakil bupati itu (Wakil Bupati)
calon. politik mereka kegiatan untuk mengekspos kepala daerah (Bupati) dan
wakil kepala distrik (Wakil Bupati) calon kepada masyarakat melalui kegiatan
keagamaan. Para Kiai juga berani mendesak Pasangan calon, yang didukung oleh
mereka, untuk bergabung dalam kegiatan sosial yang diselenggarakan baik
masyarakat dan pondok pesantren (pesantren). Kedua, Kiai sebagai peserta.
Artinya, mereka telah bergabung dengan beberapa partai politik dan mereka
menjadi advokat tim. Namun, secara implisit mereka meluncurkan kampanye
untuk pasangan calon, yang didukung oleh mereka. Mereka berpikir, pada
kenyataannya, masyarakat akan mengetahui dan mengikuti dengan sendirinya
tentang pilihan politik Kiai. Kiai angka ini juga mendesak para anggota politik
untuk bergerak jauh lebih dari diri mereka sendiri. Kasus ini, untuk menjaga peran
yang baik dari Kiai sebagai pemimpin agama.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Additional Information: Zaky Ismail
Uncontrolled Keywords: Peran Politik Kiai Basra; Partisipasi; Pilkada.
Subjects: Politik
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Politik Islam
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 18 Apr 2015 16:15
Last Modified: 18 Apr 2015 16:15
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2018

Actions (login required)

View Item
View Item