Setiawan, Hafidh (2017) Etos kerja dalam al-Qur’an: kajian tematik tafsir al-Azhar karya Hamka. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (110kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (443kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (485kB)
Bab 1.pdf
Download (592kB)
Bab 2.pdf
Download (576kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (574kB)
Bab 4.pdf
Download (798kB)
Bab 5.pdf
Download (444kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (471kB) | Preview
Abstract
Penelitian ini dilakukan karena menimbang bahwa etos kerja sangat diperlukan untuk meningkatkan produktifitas kerja, dan diperlukan pemahaman dari penafsiran Al-Azhar karena dalam menjelaskan ayat al-Qur’an sangat berhati–hati dalam mengimbangi pemikiran logika dan dalil. Dengan pentingnya etos kerja seperti itu ditemukan empat ayat yang menonjol dengan pembahasan etos kerja yaitu ayat tentang perintah mengelola bumi, ayat tentang perintah bekerja, ayat tentang perintah mengimbangi waktu untuk duniawi dan ukhrawi, ayat tentang batasan bekerja. Skripsi ini adalah hasil penelitian kepustakaan untuk menjawab permasalahan mengenai penafsiran ayat-ayat etos kerja dalam tafsir al-Azhar karya Hamka. Sifat dari penelitian ini adalah kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode penyajian secara deskriptif dan analitis. Sesuai dengan permasalahan yang akan dibahas, maka pengumpulan data diperoleh dengan meneliti kitab tafsir al-Azhar dan dibantu dengan kitab tafsir lainnya, kemudian dianalisa dengan menggunakan metode tematik untuk memahami isi dari penafsiran ayat-ayat tentang etos kerja dan menghubungkannya dengan produtifitas kerja. Adapun hasil dari penelitian ini ada empat ayat yang menjadi spesifik dalam pembahsan etos kerja menurut tafsir al-Azhar karya Hamka dan dapat dikatakan sebagai karakteristik etos kerja surat al-Mulk ayat 15 yaitu perintah mengelola bumi, surat at-Taubah ayat 105 yaitu perintah untuk bekerja, surat al-Jumu‘ah ayat 9 yaitu perintah mengimbangi waktu duniawi dan ukhrawi, dan surat az-Zumar ayat 39, yaitu perintah membatasi kemampuan dalam bekerja. Keempat ayat yang telah dijelaskan di atas adalah bentuk dari cara peningkatan produktifitas etos kerja. Dengan melakukan perintah-perintah dalam ayat tersebut salah satunya seperti mengimbangi duniawi dan ukhrawi itu akan berpengaruh terhadap keberhasilan etos kerja karena ikatan hati dengan Dzat. Pemberi Rezeki itu sangat penting untuk mencapai keberhasilan hidup. Dengan kedekatan hati itulah tidak akan semena-mena bekerja dengan menghalalkan segala cara serta pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup menjadi berkah.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Etos kerja; tafsir al-Azhar |
| Subjects: | Etos Kerja Tafsir > Tafsir Al Qur'an Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| Depositing User: | Setiawan Hafidh |
| Date Deposited: | 14 Sep 2017 08:17 |
| Last Modified: | 14 Sep 2017 08:27 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/20167 |
