Konflik social pasca pemilu legeslatif 2009 di Desa Raci Wetan Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik

Aini, Nur (2009) Konflik social pasca pemilu legeslatif 2009 di Desa Raci Wetan Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (698kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (85kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (153kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (626kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf

Download (841kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (187kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (136kB)

Abstract

Masalah yang hendak dikaji dalam penelitian ini yaitu : 1) Faktor- faktor yang menyebabkan terjadinya kontlik social pasca pemilu legeslatif 2009 di Desa Raci Wetan Kecamatan Bungah Wetan Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. 2) Bentuk-bentuk kontlik sosial pasca pemilu legislatif 2009 di Desa Raci Wetan Kecamatan Bungah Wetan Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor penyebab terjadinya konflik sosial pasca pemilu legeslatif2009. Dan bagaimana bentuk-bentuk konflik sosial pemilu legeslatif 2009. Penelitian ini menggunakan kerangka teori konflik Dahrendorf .Untuk menjawab Rumusan Masalah yang berkaitan dengan kontlik sosial masyarakat Raci Wetan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, karena kualitatif deskriptif menggambarkan dan menjawab permasalahan yang ada pada rumusan masalah. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik Wawancara,Observasi,dan Dokumentasi yang berkaitan dengan data yang diperlukan. Dari basil penelitian ditemukan bahwah : 1) Faktor penyebab terjadinya kontlik sosial pasca pemilu legeslatif 2009 adalah pengalaman yang rendah sehingga kurangnya pemahaman dan status ekonominya yang masih berada di garis menengah, sehingga ikut-ikutan saja dalam memilih partai dan tidak sesuai dengan hati nuraninya. 2) Bentuk kontlik social pasca pemilu ligeslatif 2009 antara lain: perusakan atribut partai dan saling menaruh dendam.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: konflik sosial; Pemilu
Subjects: Konflik sosial
Pemilihan Umum
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Sosiologi
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 30 Aug 2017 04:32
Last Modified: 30 Aug 2017 04:32
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19929

Actions (login required)

View Item
View Item