Zakiyah, Khuliy (2010) Perempuan dan kemiskinan: studi kasus perempuan sebagai buruh bangunan di Desa Tropodo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (524kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (120kB)
Daftar Isi.pdf
Download (279kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (893kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (1MB)
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (3MB)
Bab 5.pdf
Download (181kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (169kB)
Abstract
Dalam skripsi ini terdapat dua permasalaban yang akan dibabas, yaitu: (I) Bagaimana kehidupan perempuan dalam menjalani pekerjaan sebagai buruh bangunan di Desa Tropodo Kecamatan Warn Kabupaten Sidoarjo, (2) Bagaimana pandangan masyarakat Desa Tropodo Kecamatan Warn Kabupaten Sidoarjo mengenai perempuan yang bekerja sebagai buruh bangunan, di mana pekerjaan ini umumnya diasumsikan sebagai pekerjaan laki-laki. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetabui kehidupan para perempuan yang bekerja sebagai buruh bangunan di Desa Tropodo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo clan pandangan masyarakat mengenai perempuan yang bekerja sebagai buruh bangunan. Untuk mendapatkan hasil yang valid, dibutuhkan metode penelitian yang relevan dengan permasalaban yang akan dibahas di skripsi ini. Oleh karena itu, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan data berupa data deskriptif yang diperoleh baik secara tertulis maupun dari subjek yang ada di dalam objek penelitian tersebut. Adapun metode yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara clan observasi. Yang kemudian data tersebut dikelompokkan berdasarkan permasalahan yang ada. Dan pada tahap akhir, data yang ada dihubungkan dengan teori Teori Tindakan (Max Weber), dan Feminisme Marxis (Karl Marx Teori), sehingga diperoleh makna yang mendalam tentang kehidupan para buruh bangunan perempuan tersebut. Berdasarkan hasil penelitan yang diperoleh di lapangan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa (I) Kehidupan perempuan sebagai buruh bangunan di Desa Tropodo sangat melekat dengan kemiskinan struktural, mereka menjadi buruh bangunan karena himpitan ekonomi keluarga dan tradisi atau kebiasaan dalam menjalani pekerjaan sebagai buruh bangunan akibat rendahnya tingkat pendidikan yang hanya mampu sampai tingkat SD. Selama bekerja, buruh bangunan perempuan hanya difasilitasi tempat tinggal yang tidak layak huni, dan diberi upah yang lebih sedikit dari laki-laki. (2) Ada dua macam pandangan masyarakat di Desa Tropodo mengenai perempuan yang bekerja sebagai buruh bangunan, yaitu: (a) masyarakat memandang bahwa perempuan tidak pantas bekerja sebagai buruh bangunan. Pandangan ini didasari oleh perbedaan gender yang menganggap bahwa perempuan adalah makhluk yang lemab sehingga pekerjaan kasar tidak layak untuknya. (b) masyarakat memandang bahwa perempuan pantas bekerja sebagai buruh bangunan. Pandangan ini di dasari oleh beratnya beban yang harus ditanggung para perempuan miskin. Menurut mereka, para perempuan tersebut bekerja hanya ingin mencari penghasilan. Karena hanya dengan cara itulah mereka bisa bertahan hidup.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perempuan; kemiskinan; buruh bangunan |
| Subjects: | Kemiskinan Wanita |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Sosiologi |
| Depositing User: | Editor : samid library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 24 Aug 2017 07:11 |
| Last Modified: | 24 Aug 2017 07:11 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19843 |
