Studi tentang makna prosesi tradisi penanaman anak pohon pisang bagi jenazah orang yang belum menikah di Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik

Fahimah, Nur (2017) Studi tentang makna prosesi tradisi penanaman anak pohon pisang bagi jenazah orang yang belum menikah di Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (808kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (179kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (297kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (420kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (493kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (502kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf

Download (398kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (295kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (371kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang makna prosesi tradisi penanaman anak pohon pisang bagi jenazah orang yang belum menikah di Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik”. Fokus penelitian adalah (1) Bagaimana prosesi penanaman anak pohon pisang bagi jenazah orang yang belum menikah di Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik? (2) Bagaimana makna simbolis penanaman anak pohon pisang dalam prosesi tradisi penanaman anak pohon pisang bagi jenazah orang yang belum menikah di Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik? Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dan dianalisa menggunakan analisis deskriptif. Adapun pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa makna simbolis penanaman anak pohon pisang dipemakaman bagi jenazah yang belum menikah adalah pohon pisang tersebut hanya dijadikan simbol saja, teruntuk para perawan dan perjaka yang meninggal. Dasar budaya yang ada disini adalah kita sebagai warga yang masih hidup wajib bertanggung jawab dan merawat orang yang meninggal atau merawat jenazahnya tersebut. Karena apabila kita sebagai warga yang masih hidup tidak mau merawatnya, maka kita semua di desa ini bisa dibilang akan mendapatkan dosa besar.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Tradisi penanaman anak pohon Pisang; simbol pemakaman
Subjects: Tradisi Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Pemikiran Islam
Depositing User: Fahimah Nur
Date Deposited: 24 Aug 2017 06:16
Last Modified: 24 Aug 2017 06:16
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19836

Actions (login required)

View Item
View Item