Nur Hidayatullah, Fatih (2017) Penafsiran ba' dalam basmalah: analisis naskah kitab tafsir bismillahirrahmanirrahim karya Ahmad Yasin Asmuni. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (958kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (298kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (307kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (477kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (709kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (614kB)
Bab 4.pdf
Download (575kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (300kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (326kB) | Preview
Abstract
Pada umunya tafsir, penafsiran mengenai Basmalah sangatlah beragam. Ada yang menafsiri secara utuh satu ayat, ada yang menafsiri secara terpisah dan adapula seperti Ahmad Yasin yang sangat mendetail dalam menafsiri Basmalah hingga menafsiri Ba’ dalam Basmalah. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah 1) Bagimana pendekatan, dan corak yang digunakan Yasin Asmuni dalam menafsirkan Basmalah dalam kitab Tafsir bismillahirrahmanirrahim? 2) Bagaimana Penafsiran Yasin Asmuni ketika menafsirkan harf ba’ basmalah dalam kitab Tafsir bismillahirrahmanirrahim? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Metode, corak, dan pendekatan yang digunakan Oleh Ahmad Yasin dalam menafsirkan Kitab bismillahirrahmanirrahim dan juga untuk mengetahui penafsiran Ba’ Basmalah dalam kitab bismillahirrahmanirrahim. Penelitian dalam hal ini menggunakan metode Tahlili yaitu menganalisa penafsiran mufassir, ide-ide mufassir dalam menafsiri suatu ayat. Sehingga semakin lebar dan luas dalam menafsirinya.
Penelitian ini dilakukan karena masih banyaknya orang yang masih belum memahami mengenai penafsiran huruf Ba’ dalam Basmalah. Hasil penelitian menyimpulkan, Kitab Tafsir bismillahirrahmanirrahim disusun dengan menggunakan corak sufi, dengan pendekatan Ilmu Nahwu dan Bahasa. Penyusunan Kitab bismillahirrahmanirrahim oleh Ahmad Yasin menggunakan metode Tahlili. Kemudian mengenai penafsiran Ba’ dalam Basmalah, Ahmad Yasin menjelaskan bahwa Ba’ yang terkandung dalam Basmalah, mempunyai faedah Isti’anah dengan memindahkan Dhomir yang disimpan sebelum Ba’. Sehingga siapapun orang yang mengucapkan Lafadh Basmalah, secara tidak langsung sudah sama seperti memohon pertolongan Allah untuk melakukan sgala sesuatunya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bismillahirrahmanirrahim; Tafsir al Qur'an |
| Subjects: | Tafsir > Tafsir Al Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| Depositing User: | hidayatullah fatich nur |
| Date Deposited: | 18 Aug 2017 03:50 |
| Last Modified: | 18 Aug 2017 03:50 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19734 |
