Iftiyah, Mariyatin (2014) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP KEBIJAKAN LARANGAN NIKAH DENGAN REKAN SATU INSTANSI DI BANK BTN SURABAYA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (52kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (37kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (42kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (113kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (150kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (42kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (110kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (13kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (15kB) | Preview
Abstract
Skripsi yang berjudul “Analisis Hukum Islam Terhadap Kebijakan Larangan Nikah Dengan Rekan Satu Instansi di Bank BTN Surabaya” ini merupakan hasil penelitian lapangan (field research) untuk menjawab pertanyaan: Mengapa Bank BTN Surabaya memberlakukan kebijakan larangan nikah dengan rekan satu intansi dan Bagaimana analisis hukum Islam terhadap kebijakan larangan nikah dengan rekan satu intansi di Bank BTN Surabaya.
Untuk menjawab pertanyaan di atas, maka penulis melakukan penelitian lapangan melalui metode pengumpulkan data dengan teknik studi dokumen dan wawancara dengan salah satu pegawai di Bank BTN Surabaya bagian human capital support. Kemudian data yang telah dihimpun dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif dengan pola pikir deduktif.
Jika dilihat sekilas kebijakan ini terkesan tidak sesuai dengan hukum Islam, namun ketika dilakukan penelitian lebih mendalam dengan metode sadd adh-dhari>’ah maka kebijakan ini boleh diberlakukan, dengan alasan kebijakan ini bermaksud untuk menghindari kemungkinan timbulnya hal-hal yang buruk. Berdasarkan etos kerja, kebijakan ini juga dipandang boleh diberlakukan karena bertujuan baik, yaitu menjunjung profesionalitas kerja.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa larangan nikah dengan rekan satu instansi adalah larangan nikah sesama pegawai tetap yang bekerja di Bank BTN Surabaya. Adapun alasan yang mendasari berlakunya kebijakan larangan nikah dengan rekan satu instansi ini adalah menjaga profesionalitas kerja, menghindari percekcokan dalam rumah tangga, dan mengenai tunjangan yang didapatkan oleh pegawai. Selanjutnya ketika didekati dengan metode sadd adh-dhari’ah dan berdasarkan etos kerja maka kebijakan larangan nikah dengan sesama pegawai ini boleh di berlakukan.
Berdasarkan kesimpulan di atas, maka diharapkan pihak Bank BTN akan selalu konsisten terhadap kebijakan ini, dan bagi para pegawai tetap Bank BTN untuk tetap patuh dengan kebijakan yang sudah dituangkan dalam aturan yang berlaku guna kelancaran kinerja tiap pegawai dan hasil memuaskan untuk kemajuan Bank BTN.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Dakwatul Chairah |
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Islam; Larangan Nikah |
| Subjects: | Hukum Islam > Perkawinan |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Users 32 not found. |
| Date Deposited: | 17 Apr 2015 02:57 |
| Last Modified: | 17 Apr 2015 02:57 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1965 |
