Umam, Syaihol (2017) Analisis Putusan Pengadilan Negeri Pinrang no. 02/pid. b/2016/pn. pin. tentang kelalaian berkendara yang mengakibatkan kematian di tinjau dari hukum positif dan hukum islam. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (3MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (445kB)
Daftar Isi.pdf
Download (469kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (2MB)
Bab 2.pdf
Download (4MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (474kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (432kB)
Abstract
Skripsi ini berjudul “Analisi Putusan Pengadilan Negeri Pinrang no. 02/pid. B/2016/pn. Pin. Tentang Kelalaian Berkendara Yang Mengakibatkan Kematian Di Tinjau Dari Hukum Positif Dan Hukum Islam” Skripsi ini merupakan penelitian untuk menjawab pertanyaan, 1) Bagaimana pertimbangan Hukum hakim terhadap Putusan Negeri Pinrang no. 02/pid. B/2016/pn. Pin ? 2) Bagaimana Pandangan Hukum Islam Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Pinrang No. 02/pid. B/2016/pn. Pin ? Dengan adanya permasalahan di atas, maka penyusun mengkaji dan meneliti untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan metode penelitian Normatif kepustakaan (library research), teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi atau penelaahan terhadap buku, Undang-undang, catatan, dan laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang akan dipecahkan. Sedangkan untuk menganalisis hasil penelitian menggunakan teknik deskriptif analisis verifikatif dengan pola pikir deduktif, yaitu dengan cara memaparkan data dengan jelas dalam hal ini data terkait dengan Surat Putusan Pengadilan Pinrang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa hukuman dirasa terlalu rendah. Hal ini diambil berdasarkan unsur – unsur yang terdapat dalam kasus tersebut dan juga melihat fakta – fakta pesidangan. Selain korban meninggal dunia dalam kasus tersebut terdapat korban luka-luka berat dan kerusakan barang juga, Namun dalam surat dakwaan hanya tercantum Pasal 310 Ayat (4) sedang untuk luka-luka Ayat (2) dan (3) tidak dicantumkan. Dalam hukum Islam sanksi terhadap pengendara bermotor karena kealpaannya menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan mengakibatkan orang lain meninggal dunia termasuk dalam pembunuhan karena kesalahan dihukum dengan diyat dengan syarat telah mendapatkan pemaafan dari keluarga korban. Semoga masyarakat bisa lebih mengerti dan mematuhi UU. No. 22 tahun 2009 dan hakim juga diharapkan bisa mengkaji kembali mengenai pemberian hukuman yang tinggi apakah bisa lebih memberikan efek jera atau lebih menjamin efek jera kepada pelaku tindak pidana.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Umam Syaihol |
| Date Deposited: | 14 Aug 2017 08:52 |
| Last Modified: | 14 Aug 2017 08:52 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19593 |
