Millah, Nurul Mufidah Nida'ul (2017) Pendampingan masyarakat untuk hidup sehat di Desa Depok Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (898kB)
Abstrak.pdf
Download (361kB)
Daftar Isi.pdf
Download (323kB)
Bab 1.pdf
Download (512kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (720kB)
Bab 3.pdf
Download (512kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (633kB)
Bab 5.pdf
Download (1MB)
Bab 6.pdf
Download (1MB)
Bab 7.pdf
Download (1MB)
Bab 8.pdf
Download (422kB)
Bab 9.pdf
Download (372kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (353kB)
Abstract
Skripsi ini membahas tentang pengorganisasian masyarakat Desa Depok melalui ibu-ibu yasinan. Tujuan pengorganisasian ini untuk mengetahui realitas problematik yang muncul karena pola hidup tidak sehat dan tingkat keberhasilan pendampingan masyarakat dalam memunculkan pola hidup sehat di Desa Depok. Masyarakat Desa Depok memiliki kebiasaan buang air besar yang kurang baik. Karena tempat untuk buang air besarnya tidak pada tempat yang sehat. Karena belum mempunyai WC di rumahnya.Pendekatan penelitian dan pendampingan ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). PAR merupakan kaloboratif antara peneliti dengan komunitas untuk melakukan research bersama, merumuskan masalah, merencanakan tindakan, melakukan aksi secara berkesinambungan dan berkelanjutan. PAR dirancang memang untuk mengkonsep suatu perubahan dan melakukan perubahan terhadapnya. Peneliti ingin mengubah paradigma masyarakat untuk menyadari bahwa buang air besar di sungai itu tidak baik, agar segera membuat WC sehat. Dalam prosesnya fasilitator, anggota yasinan ibu-ibu, dan Dinas kesehatan membuat kelompok belajar untuk mempermudah pengorganisasian dan riset bersama. Kelompok belajar tersebut bernama Arisan Jamban di YasinanIbu-ibu. Aksi ini diarahkan untuk menyelesaikan permasalahan perilaku buang air besar sembarangan. Masyarakat berperilaku kurang sehat, karena beberapa alasan. Seperti karena belum mepunyai WC dirumahnya dan belum mempunyai biaya untuk membuat WC sendiri. Pendampingan ini dengan cara menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat supaya berperilaku hidup bersih dan sehat. Adanya aksi kampanye diharapkan sedikit banyak juga bisa menumbuhkan rasa peduli masyarakat terhadap lingkungan. Pada Dusun Kebonagung Ibu-ibu yasinan ingin berubah menjadi lebih baik lagi, dengan cara membuat iuran arisan WC sehat. Arisan WC sehat tersebut mengeluarkan iuran sebesar 5.000 per-orang, ada 80 orang yang ikut, sehingga mendapatkan uang 400.000. Arisan WC sehat tersebut bergiliran setiap minggunya ada orang yang dapat giliran mendapat uang, untuk menambah biaya dalam pembuatan WC sehat. Proses pendampingan ini dilakukan dengan semaksimal mungkin dan berkelanjutan. Jadi diharapkan pendampingan bisa terus berjalan walau tanpa seorang fasilitator.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Subjects: | Pemberdayaan |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Millah Nurul Mufidah Nida'ul |
| Date Deposited: | 10 Aug 2017 07:33 |
| Last Modified: | 10 Aug 2017 07:33 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19209 |
