Syarifudin, Maulana (2017) Konstruksi identitas dan ruang publik jamaah Maiyah Bang Bang Wetan Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (4MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (222kB)
Daftar Isi.pdf
Download (244kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (581kB)
Bab 2.pdf
Download (497kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (807kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (426kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (349kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (440kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana makna Bang Bang Wetan bagi jamaah maiyah, dan bagaimana konstruksi identitas jamaah maiyah Bang Bang Wetan, serta bagaimana representasi jamaah maiyah Bang Bang Wetan sebagai ruang publik. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomologi, dalam penelitian ini mencoba menjelaskan atau mengungkap makna konsep atau fenomena pengalaman yang didasari oleh kesadaran yang terjadi pada beberapa individu. Penelitian ini dilakukan dalam situasi yang alami, sehingga tidak ada batasan dalam memaknai atau memahami fenomena yang dikaji. Data penelitian ini terhimpun dari hasil observasi pada setiap rutinitas Bang Bang Wetan Surabaya dan juga hasil dari wawancara secara langsung dengan para jamaah maiyah Bang Bang Wetan serta para pengiatnya. Data penelitian juga didukung dengan data dokumentatif secara literatur pendukung yang relevan terhadap permasalahan yang diangkat oleh penulis. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa hadirnya Bang Bang Wetan di tengah masyarakat perkotaan bagai oase ditengah tanah gersang. Adanya sosok figur panutan pada Bang Bang Wetan yaitu Emha Ainun Najib menjadi sosok pembentuk opinion leader pada setiap rutinitas. Terdapat beberapa tahapan dalam pembentukan identitas jamaah maiyah, mulai dari pengenalan, interaksi, hingga pada tahapan penilaian. Terdapat dua aspek dalam konstruksi identitas jamaah yaitu secara pola pikir, dan juga corak fisik. Sebagai ruang publik Bang Bang Wetan Surabaya direpresentasikan sebagai ruang alternatif dan ruang artikulasi identitas oleh jamaah maiyah. Sejalan dengan kesimpulan diatas, peneliti memberikan saran kepada para pengiat Bang Bang Wetan Surabaya untuk tetap mempertahankan konsep sederhana yang mampu menampung berbagai lapisan masyarakat, tanpa ditungangi kepentingan apapun dan juga oleh siapapun.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Konstruksi identitas; ruang publik; Bang Bang Wetan |
| Subjects: | Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | SYARIFUDIN MAULANA |
| Date Deposited: | 10 Aug 2017 06:17 |
| Last Modified: | 10 Aug 2017 06:17 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19154 |
