Analisis semiotika motif batik Sendang Lamongan

Khasanah, Uswatun (2017) Analisis semiotika motif batik Sendang Lamongan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UINSunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (627kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (293kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

Download (311kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (938kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (783kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (796kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (742kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf

Download (298kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (336kB)

Abstract

Batik sudah lama dikenal sebagai warisan budaya Nusantara. Selama berabad-abad dunia mengenal batik berasal dari Indonesia. setiap daerah di Indonesia memiliki corak atau motif batik yang berbeda-beda, termasuk salah satu motif batik yang saat ini cukup dikenal adalah motif batik yang berasal dari Lamongan. Fokus penelitian ini adalah bagaimana penanda dan petanda serta makna dari motif Batik Sendang Lamongan berdasarkan Analisis Semiotika.
Untuk menjawab fokus penelitian tersebut, peneliti menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes dan menggunakan teori simbol dari Susanne K. Langer serta teori acuan untuk menganalisis data mengenai petanda dan penanda dari Batik Sendang Lamongan, kemudian data tersebut dianalisis secara mendalam dengan dasar pemikiran Roland Barthes, sehingga diperoleh makna dari Motif Batik Sendang Lamongan.
Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa petanda dan penanda dalam analisis semiotika ini terlihat pada bentuk-bentuk motif batik sendang yang berupa gambar tumbuh-tumbuhan, hewan laut, dan garis geometris lainnya , sehingga bentuk penanda dan petanda tersebut menghasilkan makna motif diantaranya: (1) Unsur Dakwah Kultural, yang memiliki tujuan sebagai pergerseran budaya hindunisme ke Islam, (2) Unsur Animisme dan Dinamisme, kepercayaan terhadap bentuk atau motif yang mengandung unsur tahayyul, (3) Unsur Kehidupan Sosial, dilambangkan oleh Ikan Dorang dan Ikan Udang yang saling berdampingan yang memiliki makna tentang perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat, dan (4) Unsur Kepemimpinan, melambangkan hubungan manusia dengan sang pencipta dan tentang seorang pemimpin.
Sejalan dengan kesimpulan tersebut, maka baiknya masyarakat lebih menghargai warisan budaya lokal terutama masyarakat Desa Sendangagung dengan mengetahui dan mengamalkan nilai-nilai positif yang terkandung.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Analisis Semiotika; Motif Batik
Subjects: Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Khasanah Uswatun
Date Deposited: 10 Aug 2017 05:07
Last Modified: 10 Aug 2017 05:07
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19093

Actions (login required)

View Item
View Item