Fauziyah, Asma'ul (2017) Komunikasi ritual tradisi Bantengan masyarakat Desa Jatirejo Mojokerto. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (761kB)
Abstrak.pdf
Download (314kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (318kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (405kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (425kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (531kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (358kB)
Bab 5.pdf
Download (321kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (336kB) | Preview
Abstract
Ritual tradisi bantengan merupakan salah satu kekayaan kesenian tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Mojokerto. Bantengan merupakan aksi teatrikal menggambarkan kehidupan hewan banteng yang menggabungkan unsur sendra tari, olah kanuragan, musik dan syair/mantra yang kental dengan nuansa magis. Penelitian ini, peneliti mengangkat rumusan masalah, yaitu (1) bagaimana proses komunikasi ritual tradisi Bantengan masyarakat di Desa Jatirejo Mojokerto, (2) apa makna tradisi Bantengan ini bagi masyarakat Desa Jatirejo Mojokerto. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan budaya untuk melihat bagaimana makna kebudayaan bagi masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif untu menjelaskan data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori interaksi simbolik. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah (1)bahwa proses komunikasi ritual yang terjadi bersifat sakral dan keramat, pesan yang terkandung dalam bentuk simbol-simbol secara verbal dan non verbal; (2) makna tradisi Bantengan bagi masyarakat adalah tradisi yang mengandung sebuah nilai penting bagi kehidupan bermasyarakat yakni tentang persatuan dan kesatuan. Dari penelitian ini, penulis memberikan rekomendasi kepada masyarakat (a) kelompok-kelompok Bantengan untuk meningkatkan kreativitas dalam mengemas pertunjukkan Bantengan untuk meningkatkan animo masyarakat tanpa keluar dari pakem-pakem pertunjukkan Bantengan yang sudah ada (b)tetap menjaga dan melestarika tradisi Bantengan dengan mengajarkan kepada generasi-generasi muda, agar kelompok Bantengan memiliki regenerasi.Untuk peneliti pelanjutnya peneliti memberikan rekomendasi (a) menggunakan pendekatan budaya atau etnografi agar penelitian yang dilakukan lebih mendalam (b) Melakukan pendekatan yang intens kepada kelompok-kelompok yang akan diteliti.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | komunikasi; ritual; tradisi Bantengan |
| Subjects: | Kebudayaan Jawa Komunikasi Budaya |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Fauziyah Asma'ul |
| Date Deposited: | 10 Aug 2017 01:29 |
| Last Modified: | 10 Aug 2017 01:29 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19058 |
