HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN STRES KERJA PEGAWAI PARAMEDIS RSIA ARAFAH ANWAR MEDIKA SUKODONO

Bayhaqi, Agus Imam (2014) HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN STRES KERJA PEGAWAI PARAMEDIS RSIA ARAFAH ANWAR MEDIKA SUKODONO. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel.

[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (236kB) | Preview
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (195kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (294kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (285kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (315kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (745kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (223kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (210kB) | Preview

Abstract

Stres kerja terjadi karena adanya tekanan-tekanan dalam pekerjaan
melebihi ambang kewajaran dan disertai kurangnya dukungan yang dibutuhkan
seseorang dari berbagai pihak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
hubungan komunikasi interpersonal dengan stres kerja pegawai paramedis di
RSIA Arafah Anwar Medika Sukodono. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada
hubungan antara komunikasi interpersonal dengan stres kerja pada pegawai
paramedis RSIA Arafah Anwar Medika Sukodono. Variabel bebas dalam
penelitian ini adalah komunikasi interpersonal sedangkan stress stress kerja
sebagai variabel terikat. Subjek penelitian ini adalah seluruh pegawai paramedis
di RSIA Arafah Anwar Medika Sukodono yaitu sebanyak 48 orang. Teknik
analisis data yang digunakan adalah Product Moment dari Pearson dengan
program komputer SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
besarnya koefisien korelasi antara variabel komunikasi interpersonal dan stres
kerja adalah sebesar rxy = - 0,678 dengan p = 0,000 atau p < 0,01. Hal ini
menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara komunikasi
interpersonal dengan stres kerja pada pegawai paramedis RSIA Arafah Anwar
Medika Sukodono. Adapun hubungan tersebut bersifat negatif. Hal itu berarti
semakin tinggi komunikasi interpersonal maka semakin rendah stres kerja pegawi
paramedis, dan semakin rendah komunikasi interpersonal pegawai paramedis,
maka semakin tinggi stres kerja pegawai paramedis.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Additional Information: Soffie Balgies
Uncontrolled Keywords: Pegawai paramedis; stress kerja; komunikasi interpersonal.
Subjects: Psikologi > Psikologi Kerja
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > Psikologi
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 16 Apr 2015 06:46
Last Modified: 16 Apr 2015 06:46
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1899

Actions (login required)

View Item
View Item