Kurnia PS, Alaika Muhammad Bagusus (2017) Pengembangan profesionalisme guru program tartil Al-Qur'an dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an peserta didik: studi multikasus di SMP Khadijah Surabaya dan SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School Sidoarjo. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (693kB)
Abstrak.pdf
Download (6MB)
Daftar Isi.pdf
Download (742kB)
Bab 1.pdf
Download (465kB)
Bab 2.pdf
Download (739kB)
Bab 3.pdf
Download (660kB)
Bab 4.pdf
Download (621kB)
Bab 5.pdf
Download (971kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (916kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan program pengembangan profesionalisme guru program Tartil Al-Qur’an, bagaimana kondisi kemampuan peserta didik dalam membaca Al-Qur’an, dan apa saja faktor pendukung dan penghambat pengembangan profesionalisme guru Tartil al-Qur’an di SMP Khadijah Surabaya dan SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School Sidoarjo. Sehingga guru TQ dapat dikategorikan sebagai guru profesionalisme. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif, dengan mengambil lokasi penelitian di SMP Khadijah Surabaya dan SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School Sidoarjo. Metode yang digunakan pada penelitian adalah observasi, dokumentasi dan wawancara dengan pendekatan fenomenologi. Dan selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan profesionalisme guru program Tartil al-Qur’an di SMP Khadijah dan SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School adalah adalah supervisi akademik, pelatihan, pembinaan rutin, micro teaching lanjutan dan evaluasi kinerja guru. Adapun kondisi keberhasilan kemampuan peserta didik dalam membaca Al-Qur’an antar kedua sekolah ini ada perbedaan jika diprosentasekan, yaitu SMP Khadijah sudah mencapai 90% dari target yang ditentukan. Sedangkan SMP ICMBS masih mencapai 60-70% dari target yang ditentukan. Artinya kemampuan peserta didik di SMP Khadijah lebih baik dibandingkan dengan di SMP ICMBS.Faktor-faktor pendukung dalam pengembangan profesionalisme guru program TQ di kedua sekolah tersebut adalah adanya kesadaran dalam mengikuti kegiatan pengembangan profesionalisme guru dan didukung dengan adanya program kerja program TQ yang lain di SMP Khadijah. Ketiga, didukung fasilitas dan support yang kuat dari lembaga di SMP ICMBS. Kelima, pengatuaran waktu pembelajaran Al-Qur’an yang fleksibel, dan keenam, target pembelajaran Tartil dan Tahfidh dapat diseragamkan. Faktor-faktor penghambatnya adalah adanya perpindahan dari metode lama ke metode baru. Kurangnya kesadaran guru dalam mengikuti kegiatan pengembangan profesionalisme. Adanya guru yang berpindah tugas. Ketidakhadiran guru TQ dalam pembelajaran. Kelima, kurangnya penguasaan guru dalam pengelolaan kelas. Kurangnya motivasi belajar peserta didik. Kurangnya keinginan guru pada peningkatan kinerja dalam pembelajaran. Kemampuan dasar para guru yang sifatnya heterogen.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Profesionalisme guru |
| Subjects: | Agama Etos Kerja Guru Pendidikan Pendidikan > Peran Guru Pendidikan > Pendidikan - Kualitas Guru Al Qur'an |
| Divisions: | Program Magister > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Kurnia PS Alaika M. Bagus |
| Date Deposited: | 08 Aug 2017 07:57 |
| Last Modified: | 08 Aug 2017 07:57 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/18673 |
