Tinjauan hukum Islam terhadap praktik akad ijarah pada pembiayaan pendidikan di KSPPS muamalah Berkah Sejahtera

Nurul R.A.S., Muthi'ah (2017) Tinjauan hukum Islam terhadap praktik akad ijarah pada pembiayaan pendidikan di KSPPS muamalah Berkah Sejahtera. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (684kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (205kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (220kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (428kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (548kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (414kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (393kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (206kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (224kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah untuk menjawab pertanyaan: Bagaimana praktik akad ijarah pada pembiayaan pendidikan di KSPPS Muamalah Berkah Sejahtera ? Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik akad ijarah pada pembiayaan pendidikan di KSPPS Muamalah Berkah Sejahtera? Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis melalui hukum Islam sebagai pisau analisis, dengan metode deskriptif kualitatif, yakni memaparkan tentang praktik akad ijarah pada pembiayaan pendidikan di KSPPS Muamalah Berkah Sejahtera, kemudian dianalisa dengan menggunakan hukum Islam dengan menggunakan pola pikir deduktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa disimpulkan letak ketidaksesuaiannya adalah objek akad ijarah yaitu berupa dana, atau pun pihak KSPPS menyebutnya fasilitas pendidikan. Secara hukum Islam termasuk syarat sahnya barang yang disewakan adalah barang tersebut merupakan hak milik yang menyewa, bukan sebuah komoditas dan fasilitas tersebut bukan milik KSPPS. Dengan demikian, transaksi ijarah terhadap objek sewa kepada pihak anggotanya tidak sesuai dengan syarat sahnya dan dapat dibenarkan dalam prespektif hukum Islam. Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka dalam pembiayaan akad ijarah ini menggunakan akad qard, karena pada proses pencairan anggota harus membayar biaya administrasi pencairan dana, selain itu termasuk pinjaman kebajikan dan tanpa imbalan, akad ini termasuk dalam akad sosial (tolong menolong) yang sifatnya konsumtif.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Koperasi; muamalah; hukum Islam
Subjects: Hukum Islam
Hukum Islam > Ijarah
Koperasi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Sukino Muthiah Nurul Rizqi Arrasyidah
Date Deposited: 08 Aug 2017 02:52
Last Modified: 16 Oct 2017 03:15
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/18619

Actions (login required)

View Item
View Item