Nurhayati, Frinda Rachmadya (2017) Invasi Sultan Agung Mataram terhadap Kadipaten Tuban tahun 1619 M. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (263kB)
Abstrak.pdf
Download (281kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (294kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (476kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (340kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (354kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (630kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (221kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (351kB)
Abstract
Skripsi ini berjudul “Invasi Sultan Agung Mataram terhadap Kadipaten Tuban tahun 1619”. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini meliputi, (1) bagaimana kondisi politik Tuban sebelum abad 17 Masehi ? (2) bagaimana politik invasi Sultan Agung Mataram (1614-1645) ? (3) apa saja dampak yang ditimbulkan akibat peristiwa invasi Sultan Agung ke Tuban tahun 1619?Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode penelitian sejarah, yang terdiri dari heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan politikologis dan pendekatan ekonomi. Teori yang digunakan adalah teori Challenge and Response oleh Arnold Joseph Toynbe (1889-1975) dan teori Hegemoni oleh Antonio Gramsci (1891-1937). Teori Challenge and Response menggambarkan tentang hubungan sebab akibat yang dimunculkan oleh suatu kejadian. Sedangkan teori Hegemoni menjelaskan bagaimana ide-ide atau ideologi menjadi sebuah instrumen dominasi yang memberikan pada kelompok penguasa, legitimasi untuk berkuasa.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kondisi Tuban sebelum abad ke-17 dikenal sebagai kadipaten yang selalu berada di bawah kekuasaan kerajaan-kerajaan besar Nusantara, diantaranya kerajaan Kahuripan, kerajaan Singasari, Kediri, Majapahit, Demak, dan Pajang. Di sisi lain, Tuban yang memang dikenal sebagai kota pelabuhan memberikan banyak kontribusi bagi kemakmuran kerajaan-kerajaan yang membawahinya, bahkan sejak abad ke-11. (2) Sultan Agung yang dikenal sebagai seorang penguasa yang ekspansionis, memiliki misi agung untuk menyatukan wilayah Nusantara di bawah pengaruh kerajaan Mataram Islam. Hal ini diwujudkan dengan melakukan invasi terhadap wilayah-wilayah Bang Wetan, salah satunya Tuban. (3) dampak-dampak yang terjadi akibat invasi Sultan Agung ke Tuban ini, diantaranya adalah dampak di bidang sosial-politik, bidang sosial-ekonomi, dan sosial-budaya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Subjects: | Sejarah > Sejarah Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Nurhayati Frinda Rachmadya |
| Date Deposited: | 08 Aug 2017 08:07 |
| Last Modified: | 08 Aug 2017 08:07 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/18416 |
