Saiful, Agung Rois (2017) Majelis Tarjih Muhammadiyah pada masa KH. Mas Mansyur (1928-1946). ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (877kB)
Abstrak.pdf
Download (225kB)
Daftar Isi.pdf
Download (3MB)
Bab 1.pdf
Download (3MB)
Bab 2.pdf
Download (3MB)
Bab 3.pdf
Download (3MB)
Bab 4.pdf
Download (3MB)
Bab 5.pdf
Download (3MB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (234kB)
Abstract
Skripsi ini mengkaji tentang “Majelis Tarjih Muhammadiyah Pada Masa K.H. Mas Mansyur (1928-1946)” yang meneliti beberapa masalah yaitu : (1). Bagaimana Biografi K.H. Mas Mansyur? (2). Bagaimana Sejarah Lahirnya Majelis Tarjih Muhammadiyah? (3). Bagaimana Kebijakan K.H. Mas Mansyur dalam Majelis Tarjih? Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode historis untuk mendeskripsikan sejarah lahirnya Majelis Tarjih Muhammadiyah yaitu melalui tahapan Heuristik, Kritik Sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Dalam skripsi ini menggunakan pendekatan historis untuk mengungkapkan kronologis bagaimana peristiwa masa lampau terjadi. Adapun teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori siklus peradaban Ibnu Khaldun dan teori peranan (role) yang menguraikan secara rinci masalah-masalah yang berhubungan dengan Majelis Tarjih Pada Masa K.H. Mas Mansyur, dari sejarah lahirnya, Manhaj atau Metode dalam bertarjih dan Hasil dari Musyawarah Tarjih. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa: Pertama, K.H. Mas Mansyur dilahirkan pada hari Kamis 25 Juni 1896 dikampung Sawahan Surabaya. Ayahnya bernama Kyai Mas Marzuqi dari keluarga Pesantren Sidoresmo Surabaya, ibunya bernama Raudhah. Beliau banyak terlibat dengan aktivitas dakwah kebangsaan. Karir beliaupun sangat cemerlang, sehingga menghasilkan buah pikiran yang sangat bermanfaat bagi kalangan Muhammadiyah. Beliau meninggal tanggal 25 April 1946 di Surabaya. Kedua, latar belakang lahirnya Majelis Tarjih disebabkan 2 faktor, faktor Internal yaitu semakin berkembangnya Muhammadiyah diseluruh wilayah Jawa dan luar Jawa dan Eksternal yaitu perselisihan masalah agama, khususnya masalah khilafiyah, dan juga kehadiran sekte aliran islam Ahmadiyah. Ketiga¸ kebijakan K.H. Mas Mansyur dalam Majelis Tarjih dihasilkannya Manhaj Tarjih dan didilakukan beberapa Musyawarah Tarjih di berbagai tempat dan menghasilkan banyak putusan-putusan tarjih yang sekarang sudah dibukukan dalam Buku Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah sehingga mempermudah orang Islam untuk berijtihad terutama warga Muhammadiyah.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Majelis Tarjih Muhammadiyah; KH. Mas Mansyur |
| Subjects: | |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Saiful Agung Rois |
| Date Deposited: | 14 Aug 2017 06:42 |
| Last Modified: | 14 Aug 2017 06:42 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/18137 |
