An ecocritical analysis of young adult dystopian novel in Veronica Rossi’s Under The Never Sky

Azizah, Rofi'atul (2017) An ecocritical analysis of young adult dystopian novel in Veronica Rossi’s Under The Never Sky. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (151kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (226kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (224kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (242kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (272kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (343kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (236kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (234kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berfokus pada penggambaran sastra tentang alam pada novel distopia remaja Under the Never Sky oleh Veronica Rossi. Novel ini adalah buku pertama dari triloginya. Novel ini menceritakan tentang penggambaran Reverie and Death Shop, dua tempat di dunia yang sama tapi memiliki kondisi alam dan budaya yang berbeda. Aria dan Peregrine sebagai karakter utama harus beradaptasi dan bertahan di tempat yang berbahaya untuk meraih tujuan mereka. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mendeskripsikan representasi alam dan interaksi antara Aria dan Peregrine sebagai karakter utama dengan alam, dengan menggunakan Garrad teori tentang ekokritik dan Basu perspektif tentang distopia.Skripsi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari tesis ini menegaskan bahwa novel ini menggambarkan penggambaran distopia menggunakan Garrad konsep tentang ekokritik. Pertama, Pastoral digambarkan dengan perbedaan kota dan negara. Didalam novel, kota direpresentasikan oleh Reverie dan negara direpresentasikan oleh Death Shop. Kedua, Wilderness digambarkan dengan kekejaman dari masyarakat di Reverie dan Death Shop juga tempat berbahaya yang ada di Death Shop. Ketiga, Apocalypse direpresentasikan dengan penggambaran hari kiamat dan kehancuran manusia. Pengaturan tempat dan waktu merupakan hasil dari bencana alam dan perkembangan teknologi mengambil kendali dalam kehidupan manusia. Interaksi Aria dan Peregrine menunjukkan manusia hidup berdampingan dengan alam.Manusia mengambil pengalaman, belajar pengetahuan dan membuat hubungan dengan alam.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Ecology; ecocriticism; young adult dystopian literature
Subjects: Kesusastraan > Kesusastraan Inggris
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Inggris
Depositing User: Azizah Rofi'atul
Date Deposited: 03 Aug 2017 04:22
Last Modified: 04 Oct 2017 06:42
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/18087

Actions (login required)

View Item
View Item